Pramono: Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Segera Diputuskan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jun 2026, 10:07
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa tarif layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan segera ditetapkan dalam waktu dekat. Keputusan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sejumlah rute Transjabodetabek yang saat ini dinilai masih menerima subsidi cukup besar.

Pramono menjelaskan, pembahasan tarif tidak hanya berlaku untuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga mencakup beberapa jalur Transjabodetabek lainnya yang membutuhkan penyesuaian agar operasional transportasi publik tetap berkelanjutan.

"Segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar," ucapnya di kawasan Jakarta Timur, Jumat, 5 Juni 2026.

Hingga saat ini, masyarakat masih dapat menikmati layanan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif sebesar Rp3.500 per perjalanan. Tarif tersebut diberlakukan sejak layanan resmi beroperasi dan menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong penggunaan transportasi umum.

Adapun layanan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta resmi diluncurkan oleh Pramono Anung pada 12 Maret 2026 lalu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M <b>(Ntvnews.id/ Adiansyah)</b> Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M (Ntvnews.id/ Adiansyah)

Kehadiran rute ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas konektivitas transportasi massal sekaligus mempermudah akses masyarakat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pada masa awal operasional, pemerintah menerapkan tarif promosi Rp3.500 selama tiga bulan pertama. Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri saat itu.

Setelah masa promosi berakhir, Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap skema tarif yang paling ideal. Sebelumnya, Pramono mengungkapkan bahwa tarif normal layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per perjalanan.

Meski demikian, besaran tarif final masih menunggu keputusan resmi dari Pemprov DKI Jakarta setelah mempertimbangkan aspek operasional, subsidi, serta kebutuhan masyarakat pengguna transportasi umum.

x|close