Donald Trump Ancam Lanjutkan Serangan ke Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Mei 2026, 12:00
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan tegas terkait konflik dengan Iran. Trump menyebut serangan militer terhadap Teheran bisa kembali dilanjutkan apabila Iran mencoba memaksakan kesepakatan yang dianggap merugikan kepentingan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut memicu perhatian dunia internasional di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang masih memanas pasca serangan gabungan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara bersama Fox News, Trump menegaskan bahwa Washington berada dalam posisi dominan dalam proses negosiasi dengan Iran. Ia juga menyebut pihak Iran sebagai negosiator yang cerdik, namun tetap yakin Amerika Serikat memegang kendali penuh.

Baca Juga: Donald Trump Belum Yakin AS dan Iran Capai Kesepakatan

"Saya bernegosiasi, mereka bernegosiasi, mereka negosiator yang sangat baik, mereka licik; tetapi pada akhirnya, kami yang memegang semua kartu," ujarnya, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.

Trump menyampaikan pernyataan itu saat menjawab pertanyaan terkait tindakan apa dari Iran yang dapat memicu Amerika Serikat kembali menggunakan aksi militer.

Laporan media Axios pada Kamis, 28 Mei 2026 menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan Iran sebenarnya telah menyepakati rancangan awal kesepakatan berdurasi 60 hari. Namun hingga kini, Trump dikabarkan belum memberikan persetujuan final terhadap proposal tersebut.

Baca Juga: Kerbau Albino yang Dijuluki 'Donald Trump' Gagal Dipotong saat Idul Adha

Situasi hubungan AS-Iran sendiri masih sangat sensitif setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Operasi militer itu menargetkan sejumlah fasilitas di Iran dan menyebabkan kerusakan besar serta korban sipil.

Ketegangan kemudian sempat mereda setelah Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata sementara pada 7 April. Kedua negara juga melanjutkan perundingan di Islamabad, namun negosiasi tersebut berakhir tanpa kesepakatan konkret.

Di tengah kebuntuan diplomasi, Amerika Serikat mulai menerapkan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran sebagai bentuk tekanan tambahan kepada Teheran. Meski demikian, Trump memutuskan memperpanjang penghentian sementara permusuhan guna memberi kesempatan kepada Iran untuk mengajukan proposal perdamaian baru.

(Sumber: Antara)

x|close