Ntvnews.id, Jakarta - Amerika Serikat mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang dianggap membantu Iran menerapkan sistem pembayaran tol di Selat Hormuz.
Peringatan keras tersebut disampaikan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang menegaskan tidak akan mentoleransi gangguan terhadap jalur perdagangan internasional di kawasan strategis tersebut.
"Pemerintah Amerika Serikat tidak akan mentolerir upaya apa pun untuk memberlakukan sistem pengenaan tol di Selat Hormuz," tulis Bessent di akun media sosial, dikutip dari India Today, Jumat, 29 Mei 2026.
Baca Juga: AS Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Otoritas Iran Pengelola Selat Hormuz
Kapal-kapal berlayar di Selat Hormuz. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)
Bessent juga secara langsung menyinggung Oman yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu dekat AS di kawasan Teluk.
Ia memperingatkan akan secara agresif menargetkan negara, perusahaan, maupun individu yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dalam membantu Iran memfasilitasi pembayaran tol di Selat Hormuz.
"Semua negara harus menolak mentah-mentah setiap upaya Iran untuk mengganggu arus perdagangan bebas. Era teror Teheran di kawasan dan dunia telah berakhir," ungkapnya.
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz. ANTARA/Anadolu/ (Antara)