Ntvnews.id, India - Kasus pembunuhan sadis terjadi di distrik Moradabad, Uttar Pradesh, India, seorang istri tega menghabisi nyawa suaminya sendiri dengan bantuan sang kekasih, adik perempuan, dan seorang pria lainnya. Polisi mengungkap korban disiksa selama hampir tiga jam sebelum akhirnya meninggal dunia.
Melansir dari India Today, Selasa, 26 Mei 2026, korban diketahui bernama Pawan. Sementara sang istri, Aanchal (24), ditangkap bersama kekasihnya yang juga keponakan korban, Ankit (21), adiknya Shikha (18), serta pacar Shikha, Ajay (19).
Menurut pihak kepolisian, kasus bermula ketika Pawan mengetahui hubungan terlarang antara istrinya dan Ankit. Penemuan tersebut memicu pertengkaran hebat dalam rumah tangga mereka. Pawan dan Aanchal diketahui telah menikah selama enam tahun dan memiliki seorang putri berusia tiga tahun.
Baca Juga: Polresta Bogor Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Muda, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Polisi pun menduga bahwa pembunuhan itu sebelumnya telah direncanakan secara matang. Beberapa hari sebelum kejadian, Shikha pindah ke rumah pasangan tersebut untuk membantu menjalankan rencana pembunuhan.
Pada hari kejadian, para pelaku diduga lebih dulu mencoba memaksa korban meminum racun. Namun karena korban melawan, mereka kemudian mengikat, memukul, dan menyetrum tubuh korban berulang kali selama hampir tiga jam.
Baca Juga: Partai Rakyat Kecoak Viral di India, Kalahkan Pamor Partai PM Modi
Saat kondisi korban semakin melemah, para tersangka akhirnya berhasil memberikan racun untuk membuat kematian korban terlihat seperti bunuh diri. Setelah Pawan meninggal dunia, jasadnya didorong dari tangga rumah guna memperkuat skenario kecelakaan akibat mengonsumsi racun.
Keluarga korban mengungkapkan bahwa Pawan sebenarnya sempat merasa terancam sebelum kejadian tragis itu. Menurut kerabatnya, sekitar tiga bulan lalu Pawan pernah menghubungi saudara perempuannya dan mengaku khawatir sesuatu yang buruk akan menimpanya. Namun, kekhawatiran tersebut saat itu tidak terlalu dianggap serius oleh keluarga.
Pihak kepolisian setempat memastikan keempat tersangka telah ditangkap dan dibawa ke pengadilan untuk menjalani proses hukum. Mereka kini menghadapi dakwaan pembunuhan berencana dan penyiksaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
ilustrasi jenazah (dok)