Ntvnews.id, Bandung - Taman Safari Indonesia menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi satwa dan pengelolaan lembaga konservasi yang berkelanjutan.
Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan pengelolaan lembaga konservasi bukan hanya persoalan operasional, tetapi juga berkaitan dengan kesejahteraan satwa, edukasi publik, hingga keberlanjutan institusi.
“Bagi kami, pengelolaan lembaga konservasi bukan semata persoalan operasional, tetapi juga amanah jangka panjang yang berkaitan dengan kesejahteraan satwa, aspek edukasi publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan institusi,” ujar Aswin dalam keterangan yang diterima di Bandung pada Kamis, 07 Mei 2026.
Sebagai bentuk keseriusan, Taman Safari Indonesia telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi Pemerintah Kota Bandung, termasuk forum penjajakan terkait rencana pengelolaan kebun binatang tersebut.
Baca Juga: Wali Kota Bandung: Investasi Bandung Zoo Tembus Rp50 Miliar
Menurut Aswin, proses tersebut diharapkan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang setara bagi pihak yang memiliki kapasitas dalam pengelolaan lembaga konservasi.
“Oleh karena itu, proses pengelolaan harus dilakukan secara prudent, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi,” kata dia.
Ia menegaskan bahwa fokus utama Taman Safari Indonesia adalah memastikan seluruh satwa memperoleh standar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan sesuai prinsip animal welfare serta regulasi konservasi yang berlaku.
“Keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun mengelola lembaga konservasi di Indonesia, Taman Safari Indonesia menilai Bandung Zoo memiliki potensi berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional tanpa meninggalkan nilai sejarahnya.
“Fokus utama kami adalah memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil tetap menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama,“ kata Aswin.
Baca Juga: Pemkot Bandung Cari Pengelola Baru Bandung Zoo Lewat Market Sounding
Selain itu, Aswin juga menyoroti pentingnya kepastian pengelolaan mengingat terdapat sejumlah satwa titipan negara yang saat ini ditempatkan di Bandung Zoo.
Menurut dia, kepastian pengelolaan sangat diperlukan agar keselamatan dan kesejahteraan satwa-satwa tersebut tetap terjamin.
“Dalam konteks tersebut, kepastian pengelolaan menjadi syarat utama untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan satwa-satwa di Bandung Zoo,” kata dia.
(Sumber: Antara)
Situasi saat Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) beroperasi di Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan (Antara)