Indonesia Jadi Pembeli Pertama Jet Tempur Nirawak KIZILELMA dari Turki

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Indonesia Jadi Pembeli Pertama Jet Tempur Nirawak KIZILELMA dari Turki Indonesia Jadi Pembeli Pertama Jet Tempur Nirawak KIZILELMA dari Turki (Anadolu)

Ntvnews.id, Ankara - Perusahaan pertahanan Turki, Baykar, menandatangani perjanjian ekspor pertama untuk pesawat tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA dengan Indonesia dalam ajang SAHA 2026 International Defense and Aerospace Exhibition yang digelar di Istanbul.

Dilansir dari Anadolu, Kamis, 7 Mei 2026, Kesepakatan tersebut ditandatangani di Istanbul Expo Center dalam pameran yang diselenggarakan oleh SAHA Istanbul. Kantor berita Anadolu Agency turut berperan sebagai mitra komunikasi global dalam acara ini, di mana berbagai perjanjian juga ditandatangani antara Sekretariat Industri Pertahanan Turki dan sejumlah perusahaan pertahanan.

Ketua SAHA Istanbul sekaligus CEO Baykar, Haluk Bayraktar, menyebut kesepakatan ini sebagai tonggak bersejarah bagi Baykar dan industri pertahanan Turki. Ia menjelaskan bahwa Bayraktar TB2 kini menjadi sistem kendaraan udara nirawak yang paling banyak diekspor di kelasnya secara global.

Bayraktar juga menambahkan bahwa perusahaan tengah melangkah lebih jauh ke teknologi jet tempur tanpa awak melalui pengembangan KIZILELMA.

"Bayraktar KIZILELMA, salah satu teknologi jet tempur nirawak pertama di dunia, melakukan penerbangan perdananya pada 2022 dan sejak itu terus menjalani uji terbang intensif,” ujarnya.

Baca Juga: Dari Rel Batu Bara ke Hilirisasi Masa Depan: Strategi Indonesia Memperkuat Logistik dan Industri Nasional

Ia mengungkapkan bahwa proses produksi massal telah rampung tahun lalu dan Baykar menargetkan KIZILELMA mulai digunakan oleh Turki pada tahun ini. Sebelumnya, Baykar juga telah menandatangani perjanjian dengan Indonesia untuk produk Bayraktar AKINCI dan Bayraktar TB2, sehingga KIZILELMA menjadi platform ketiga dalam kerja sama pertahanan kedua negara.

Ketua Republikorp Group, Norman Joesoef, menyambut baik kesepakatan ini dan berharap kerja sama antara kedua pihak dapat terus berlanjut.

Secara terpisah dalam ajang SAHA 2026, perusahaan elektronik pertahanan Turki, Aselsan, juga menandatangani dua kontrak dengan otoritas Indonesia terkait penggunaan teknologi Aselsan oleh militer Indonesia.

Perjanjian tersebut mencakup sistem muatan untuk kendaraan laut tanpa awak bagi TNI Angkatan Laut serta sistem komunikasi kritis untuk TNI. Wakil Direktur Utama Aselsan, Ozgur Taylan Sari, bersama Direktur PT Republic, Ivandry Febriando Sitepo, menandatangani kontrak tersebut dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri CEO Aselsan, Ahmet Akyol.

Melalui kesepakatan ini, berbagai sistem yang dikembangkan secara domestik oleh Aselsan akan dipasok ke Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama pertahanan antara kedua negara.

x|close