Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (Dirjen SPSK) Kemenkeu menggantikan Masyita Crystallin yang bergeser ke Danantara.
Purbaya menyebut Herman ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen SPSK sambil menunggu proses administrasi surat keputusan pejabat eselon I.
"Pejabat barunya dia (Herman). Tinggal tentu surat prosesnya saja,” kata Purbaya dikutip, Juma 24 April 2026.
Adapun Herman memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan.
Baca juga: Menkomdigi Temui Purbaya, Bahas Percepatan Digitalisasi hingga Perlindungan Anak di Ruang Digital
Baca juga: Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu
Sebelumnya ia menjabat sebagai Plt. Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ia memulai karirnya di LPS pada tahun 2010 dan telah menempati posisi Staf Manajemen Risiko, Spesialis Riset Senior (2017-2020), Direktur Group Hubungan Internasional (2020), dan Direktur Group Riset (2020-2024).
Ia aktif terlibat dalam kegiatan internasional, terutama melalui keanggotaan LPS di International Association of Deposit Insurers (IADI) dan International Forum of Insurance Guarantee Schemes (IFIGS).
Sejak April 2024 beliau ditunjuk sebagai Ketua Komite Teknis Riset (Research Technical Committee) dari Komite Regional IADI Asia – Pasifik untuk masa jabatan dua tahun.
Herman memegang gelar sarjana ekonomi (jurusan keuangan) dan gelar magister ilmu manajemen (jurusan perbankan dan keuangan) dari Universitas Indonesia, serta gelar Ph.D. Administrasi Bisnis (jurusan perbankan dan keuangan) dari Darla Moore School of Business, University of South Carolina, Amerika Serikat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (Dirjen SPSK) Kemenkeu menggantikan Masyita Crystallin yang bergeser ke Danantara.