Ntvnews.id , Jakarta - Sejumlah pemilik arloji pintar Samsung Galaxy Watch mengeluhkan penurunan daya tahan baterai yang tidak wajar setelah melakukan pembaruan perangkat lunak terbaru.
Mengutip Gizmochina pada Kamis, 17 April 2026, laporan tersebut datang dari berbagai tipe perangkat, mulai dari Galaxy Watch6, Galaxy Watch7, Galaxy Watch8, hingga Galaxy Watch Ultra.
Para pengguna menyampaikan bahwa daya tahan baterai perangkat mereka mengalami penurunan cukup drastis, meskipun kebiasaan penggunaan harian tidak berubah.
Baca Juga: Samsung Siapkan 50% Exynos di Galaxy S27, Strategi Baru Lawan Mahalnya Snapdragon
Sejumlah laporan di forum daring Reddit menyebutkan bahwa daya tahan baterai yang sebelumnya bisa mencapai sekitar empat hari kini hanya bertahan sekitar dua hari setelah pembaruan.
Masalah ini diduga berkaitan dengan layanan sistem Google Play Services, yang berfungsi untuk sinkronisasi aplikasi, pelacakan lokasi, serta proses latar belakang lainnya.
Sebagian pengguna mengungkapkan bahwa layanan tersebut berjalan tidak normal di latar belakang, sehingga memicu peningkatan aktivitas prosesor dan konsumsi daya yang lebih besar.
Bahkan, dalam beberapa kasus, Google Play Services dilaporkan menguras lebih dari 10 persen kapasitas baterai.
Baca Juga: Ambisi Besar Samsung, Investasi Rp1,24 Kuadriliun demi Kuasai Teknologi AI
Keluhan lain juga mencakup data statistik penggunaan baterai yang dinilai tidak akurat, serta penurunan kinerja perangkat yang terjadi secara mendadak.
Berbagai langkah perbaikan seperti restart perangkat, pembersihan cache, hingga reset ke pengaturan pabrik sudah dilakukan, namun hasilnya hanya bersifat sementara.
Sampai saat ini, baik Samsung maupun Google belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti maupun solusi permanen atas permasalahan tersebut.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi Samsung Galaxy Watch7. ANTARA/HO-Samsung (Antara)