Akses Selat Hormuz Masih Tertutup Bagi RI, Bahlil: Tidak Mudah, Kita Komunikasi Terus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 19:35
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar menggunakan BBM dan LPG secara bijak. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar menggunakan BBM dan LPG secara bijak. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaian bahwa pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi secara intensif dengan Iran.

Hal tersebut menyusul dua kapal tanker Pertamina masih tertahan di Teluk Arab. Sementara itu kapal-kapal Malaysia sudah mendapat restu Iran untuk lewat Selat Hormuz.

Dalam hal ini, pemerintah terus mengupayakan dua kapal tanker Pertamina keluar dari Selat Hormuz.

"Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Tapi komunikasi terus kita bangun," ucap Bahlil di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jumat, 27 Maret 2026.

Baca juga: Bahlil Ungkap Belum Ada Rencana untuk Pembatasan BBM Subsidi

Baca juga: Bahlil Pastikan RKAB Batu Bara Belum Berubah, Harga Acuan Nikel Naik

Sebelumnya, pada Senin, 2 Maret 2026, Pertamina International Shipping melaporkan terdapat empat kapal yang berada di kawasan Timur Tengah.

Kapal tersebut antara lain Gamsunoro yang sedang melakukan proses pemuatan di Khor al Zubair, Irak; Pertamina Pride yang telah menyelesaikan proses pemuatan dan saat ini berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi; PIS Rinjani yang berada di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab; serta PIS Paragon yang sedang melakukan proses bongkar muatan di Oman.

Di tengah situasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat-Israel, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga terus menjalin komunikasi dengan otoritas Iran guna memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di kawasan Selat Hormuz.

x|close