Ntvnews.id, New York City - Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah tajam pada Kamis, 12 Maret 2026, setelah lonjakan signifikan harga minyak memicu kekhawatiran investor terhadap dampaknya pada perekonomian.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,56 persen menjadi 46.677,85. Indeks S&P 500 juga melemah 1,52 persen ke posisi 6.672,62, sementara Indeks Komposit Nasdaq merosot 1,78 persen menjadi 22.311,98.
Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, delapan sektor berakhir di zona negatif. Penurunan terbesar terjadi pada sektor industri yang turun 2,52 persen serta sektor barang konsumen nonesensial yang melemah 2,21 persen.
Sebaliknya, sektor energi dan utilitas justru mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 0,98 persen dan 0,73 persen.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Sempat Melonjak, Pemerintah Pastikan Ruang Fiskal APBN Masih Kokoh
Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April melonjak 9,72 persen hingga mencapai 95,73 dolar AS per barel.
Kenaikan harga minyak tersebut dipicu pernyataan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang menegaskan bahwa penutupan Selat Hormuz akan terus berlangsung sebagai langkah strategis dalam menghadapi pihak yang dianggap sebagai musuh.
Untuk meredam dampak lonjakan biaya energi, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright pada Rabu 11 Maret 2026, mengumumkan rencana pelepasan 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis.
Proses pelepasan cadangan tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 120 hari.
Baca Juga: Bahlil Minta Masyarakat Tidak Panic Buying BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
Dalam perdagangan saham perusahaan, Honda Motor mencatat penurunan lebih dari lima persen setelah produsen otomotif asal Jepang tersebut memperingatkan bahwa biaya dan kerugian terkait evaluasi ulang strategi kendaraan listriknya dapat mencapai hingga 2,5 triliun yen.
Perusahaan juga merevisi proyeksi tahun fiskalnya dari sebelumnya diperkirakan mencatat keuntungan menjadi kerugian bersih.
Sementara itu, dalam perdagangan pasca-pengumuman laporan keuangan, saham Petco Health & Wellness melonjak hampir 35 persen.
Di sisi lain, saham Dollar General tercatat turun 6,14 persen. Adobe dijadwalkan akan melaporkan hasil kinerja keuangannya dalam waktu dekat.
(Sumber: Antara)
Suasana di lantai Bursa Saham New York di New York, Amerika Serikat, pada Senin 2 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Liu Yanan (Antara)