Ntvnews.id, Jakarta - Maxim resmi menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia.
Penyerahan BHR ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi mitra pengemudi dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi.
Acara seremoni penyerahan BHR tersebut berlangsung di Kantor Pusat Maxim di Jakarta yang turut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Perhubungan.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengungkapkan bahwa penyerahan Bonus Hari Raya tahun ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mendukung kesejahteraan pengemudi dalam menyambut lebaran.
“BHR tahun ini meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan Maxim serta bertambahnya jumlah mitra pengemudi aktif yang kini telah hadir di lebih dari 350 kota di Indonesia," ucap Dirhamsyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu 11 Maret 2026.
Baca juga: Maxim Gandeng Pemerintah dan Mitra Pengemudi Bahas Masa Depan Transportasi Online
"Penyerahan BHR ini merupakan wujud apresiasi kepada mitra pengemudi yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan dan pertumbuhan Maxim di Indonesia, sekaligus diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi serta memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini,” lanjutnya.
Adapun pemberian BHR ditentukan berdasarkan tiga kriteria utama yakni tingkat produktivitas dalam aplikasi, kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna, serta kepatuhan terhadap peraturan perusahaan.
Pendekatan ini dilakukan secara individual dengan mempertimbangkan kinerja dan tingkat aktivitas masing-masing pengemudi, sehingga proses penyaluran dapat berjalan secara objektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, untuk mekanisme penyaluran BHR akan diberikan ke saldo akun mitra pengemudi Maxim yang ada di aplikasi Taxsee Driver.
Adapun saldo tersebut dapat dicairkan oleh mitra pengemudi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mitra pengemudi menjelang Idul Fitri.
Baca juga: Maxim Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Jaminan Sosial bagi Mitra Pengemudi
Sementara itu Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indah Anggoro Putri, menyampaikan bahwa BHR merupakan salah satu bentuk inisiasi sosial untuk membantu para pekerja digital.
“Kami melihat ini merupakan bentuk perhatian yang baik dari private sector terhadap para mitra pengemudi yang berperan penting dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi," ungkap Indah.
Pihaknya berharap inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di sektor ekonomi digital.
Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kemenko Perekonomian, Chairul Saleh, menilai bahwa pemerintah akan terus mendukung segala bentuk upaya dukungan terhadap masyarakat termasuk kalangan pekerja ojek online.
“Pemerintah mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan," ucap Chairul.
Baca juga: Maxim Indonesia Bekali Mitra Pengemudi Lewat Pelatihan Keselamatan Berkendara
Selain pemberian BHR, Maxim juga menjalankan berbagai program dukungan bagi mitra pengemudi selama bulan Ramadan.
Perusahaan menghadirkan program potongan aplikator sebesar nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap kesempatan kerja yang lebih inklusif.
Perusahaan transportasi online ternama ini juga menyalurkan bantuan sembako serta hampers Lebaran kepada mitra pengemudi di lebih dari 55 kota di Indonesia sepanjang bulan Ramadan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan kepada mitra pengemudi serta mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin.
Maxim resmi menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia.