Kemnaker: Uang Saku Peserta Magang Nasional Naik Jadi Rp3,1 Juta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 09:55
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Peserta Magang Nasional Batch 2 mengantre masuk ke dalam acara pembukaan di wilayah Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Rabu 26 November 2025. ANTARA/Aria Ananda. Peserta Magang Nasional Batch 2 mengantre masuk ke dalam acara pembukaan di wilayah Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Rabu 26 November 2025. ANTARA/Aria Ananda. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyesuaikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) dengan kenaikan Upah Minimum (UM) Tahun 2026. 

Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan program pemagangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyampaikan bahwa uang saku dalam Program Pemagangan Nasional berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama peserta mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan atau institusi/lembaga. 

Dengan adanya kenaikan UM 2026, besaran uang saku peserta pun turut mengalami peningkatan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah masing-masing.

“Alhamdulillah, karena UM 2026 ini mengalami kenaikan, maka uang saku peserta pemagangan juga naik,” kata Yassierli dalam keterangan tertulisnya dikutip, Senin 16 Februari 2026.

Baca juga: Pemerintah Lanjutkan Kembali Program Pemagangan Nasional di Tahun 2026

Baca juga: Seskab Teddy dan Menaker Tinjau Program Magang Nasional di PT Paragon

Ia mencontohkan di Provinsi Sumatera Barat. Pada 2025 Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp2.994.193 dan pada tahun 2026 meningkat menjadi RpRp3.182.955. 

Oleh karenanya, penyesuaian tersebut berdampak langsung pada peningkatan uang saku peserta pemagangan di wilayah tersebut.

Kepada peserta pemagangan, Menaker mengingatkan agar uang saku yang diterima dimanfaatkan secara bijak dan produktif.

“Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya, ya. Menabung, ngasih orang tua, atau hal-hal manfaat lainnya,” pesannya Yassierli.

x|close