Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menuntut Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mampu mencetak return on assets (RoA) hingga 7%. Tuntutan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Prabowo mengatakan, Danantara mampu mencetak laba empat kali lipat meski belum genap satu tahun beroperasi. Prestasi ini terbilang luar biasa mengingat masih terjadinya kebocoran anggaran
"Saya dapat laporan sementara ya hasil daripada efisiensi saudara, reformasi saudara, sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024. Ini luar biasa," kata Prabowo.
Meski demikian, Prabowo mengaku belum puas dengan capaian tersebut. Prabowo menuntut Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani dan jajaran Danantara untuk mencetak RoA 7%.
Baca Juga: Perang Netizen Korsel vs ASEAN Meledak di X, Bermula dari Konser DAY6
"Tetapi harus terus dikejar. Saya menuntut return on asset ya 7% lah. Kenapa senyum? Kepala Danantara bisa? Siap. Kok siapnya kurang tegas itu ya. Siap! Gitu loh. Siap! Siap! Ah itu Danantara siap. Tidak usah khawatir ya," katanya.
Prabowo mengutip pesan Presiden RI Soekarno yang menyatakan untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit, sehingga saat tidak tercapai minimal jatuh di antara bintang.
"Kami dulu di pasukan khusus tentara, moto kami dulu, siapa berani menang! Berani dulu ya kan? Patok 7%. Kau akan kaget ya kan? Kalau kau patok 5% Pak, nanti 3%. Kau patok 7%. Saya patok 8%. Sekarang saya tingkatkan, harus bisa lebih dari 8%. Menteri-menteri bisa?" katanya.
Prabowo Subianto di SPPG Polri (NTVnews)
Prabowo meyakini dengan potensi dan kemampuan ekonomi Indonesia. Kepala Negara menyebut ekonomi Indonesia akan membuat kaget seluruh pihak, termasuk para menterinya sendiri.
"Percaya sama saya, kalian sendiri akan kaget ya. Kalian sendiri akan kaget, benar enggak? Angka-angka saya banyak, tetapi saya enggak mau bicara terlalu panjang karena inti yang saya sampaikan sudah saya sampaikan," katanya.
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam agenda Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah. (Antara)