Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Danantara yang dinilai berhasil melakukan sejumlah efisiensi dan reformasi terhadap pengelolaan BUMN.
Sejak dibentuk pada Februari 2025, Prabowo menyebut hasil awal yang dicapai Danantara sudah melampaui capaian tahun sebelumnya.
“Saya terima kasih Danantara dalam satu tahun Anda bekerja, bahkan belum satu tahun, tapi sudah saya dapat laporan sementara, hasil efisiensi dan reformasi sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024. Ini luar biasa,” ujar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat, 13 Februari 2026.
Meski demikian, Presiden menegaskan capaian tersebut belum cukup. Ia menantang jajaran Danantara untuk meningkatkan kinerja dengan target yang lebih tinggi, khususnya dalam hal tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA).
“Saya menuntut return on asset ya 7 persen lah. Kepala Danantara bisa? Siap. Kok siapnya kurang tegas itu ya. Siap! Gitu loh,” kata Prabowo.
Prabowo menambahkan, target tinggi justru diperlukan agar kinerja lembaga terus terdorong.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno, tentang pentingnya memiliki cita-cita tinggi.
“Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, kalau kau tidak sampai minimal kau jatuh di antara bintang-bintang,” ucapnya.
Return on asset (ROA) sendiri merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif suatu lembaga atau perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari seluruh aset yang dimilikinya.
Semakin tinggi ROA, semakin efisien penggunaan aset dalam menghasilkan laba. Rasio ini biasanya dihitung dengan membagi laba bersih dengan total aset, kemudian dinyatakan dalam persentase.
Dengan target ROA 7 persen, pemerintah berharap Danantara tidak hanya mengelola aset negara, tetapi juga mampu meningkatkan nilai dan produktivitasnya secara berkelanjutan.
Presiden Prabowo Subianto (tiga kanan) saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden (Youtube Sekretariat Presiden)