Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video berdurasi 26 detik yang beredar di platform X menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicara di depan kamera dengan mengenakan kemeja biru berlogo Kementerian Keuangan.
Dalam tayangan itu, ia seolah menyampaikan bahwa RUU Perampasan Aset perlu segera disahkan karena masih banyak koruptor yang tetap kaya meski telah menjalani hukuman penjara.
Narasi dalam video tersebut menyebut koruptor tidak cukup hanya dipenjara, melainkan juga harus dimiskinkan. Unggahan itu turut disertai ajakan kepada publik untuk menyatakan persetujuan terhadap pengesahan undang-undang dimaksud.
Baca Juga: Cek Fakta: Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Presiden
Unggahan video Purbaya yang menarasikan koruptor tetap kaya meskipun masuk penjara. Faktanya, video tersebut merupakan hasil suntingan AI. (X) (Antara)
Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Naikkan Gaji Pensiunan 12 Persen
Berikut transkrip video tersebut:
“Inilah kenapa perampasan aset harus kita sahkan yang korupsi memang di penjara tapi masalahnya banyak yang keluar penjara masih kaya. Rumah tetap berdiri, rekening tetap aman, aset tetap atas nama keluarga. Mulai sekarang, itu yang kita ubah. Koruptor bukan hanya di penjara, tapi dimiskinkan.”
Unggahan tersebut juga disertai narasi:
“Menkeu Purbaya: Koruptor tidak hanya dipenjara, tapi keluar penjara masih kaya !
UU Perampasan Aset harus segera disahkan. Setuju ?”
Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Sebut Kepala Desa Kaya karena Dana Desa
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation) (Antara)
Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 T, Kalah 1-0 Dengan Para Banker
Namun demikian, hasil penelusuran tidak menemukan adanya video atau pernyataan resmi dari Purbaya yang menyampaikan pernyataan tersebut. Pemeriksaan menggunakan AI Detector menunjukkan sekitar 97,1 persen isi video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan alias Akal Imitasi atau AI..
Selain itu, ditemukan video serupa dalam unggahan TikTok Purbaya yang asli, yang memperlihatkan dirinya sedang makan di sebuah tempat di kawasan Menteng, Jakarta.
Video yang beredar diduga telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan sehingga suara dan narasi di dalamnya berubah.
Dengan demikian, klaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan koruptor tetap kaya meskipun telah masuk penjara merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(Sumber: Antara)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait gaduh penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) BPJS Kesehatan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)