Bahlil Pastikan Ketersediaan BBM Aman, Meski SPBU Shell Sempat Alami Kekosongan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 14:46
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dengan berbagai jenis oktan, mulai dari RON 92, RON 95, RON 98 hingga solar, dalam kondisi aman dan tersedia di SPBU milik pemerintah maupun swasta.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026, menanggapi kabar terjadinya kekosongan BBM di sejumlah SPBU Shell.

"Saya pikir semuanya ada ya, RON 92, RON 95, RON 98, semuanya ada kok Solar juga ada. Jadi tinggal dilakukan B2B (business to business) saja," ujar Bahlil.

Terkait dengan perizinan impor BBM yang dimiliki Shell, Bahlil menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut guna memastikan status dan proses perizinan tersebut.

"Nanti coba saya cek ya," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan bahwa izin impor BBM untuk memenuhi kebutuhan SPBU Shell hingga kini masih dalam tahap evaluasi.

"Ya, kami evaluasi. Sedang dievaluasi (izin impor BBM-nya)," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Laode menjelaskan, salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam evaluasi tersebut adalah keterlambatan Shell dalam menyetujui pembelian BBM melalui PT Pertamina saat terjadi kelangkaan BBM di SPBU swasta pada kuartal akhir 2025.

"Kan Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian (BBM). Jadi, ya, kami evaluasi," kata Laode.

Belum diterbitkannya izin impor tersebut membuat Shell belum dapat melakukan impor BBM, termasuk mendistribusikannya ke jaringan SPBU Shell di berbagai wilayah.

 

x|close