Viral Oknum ASN di Tuban Aniaya 4 Petugas SPBU, Berujung Diamankan Polisi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Feb 2026, 09:13
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Oknum ASN di Tuban Aniaya Petugas SPBU Oknum ASN di Tuban Aniaya Petugas SPBU (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah rekaman CCTV dari SPBU Parengan, Tuban, Jawa Timur, memunculkan kehebohan publik setelah memperlihatkan tindakan kekerasan yang dilakukan seorang pria berinisial J. Pria tersebut merupakan oknum ASN, staf Kecamatan Parengan yang bertugas di bidang PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan.

"Seorang oknum staf Kecamatan Parengan yang bertugas di bidang PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan terekam CCTV melakukan kekerasan terhadap 4 karyawan SPBU di wilayah Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban, Sabtu (7/2/2026) malam,” demikian keterangan unggahan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/2) malam di SPBU Jalan Cokrokusumo, Desa Parangbatu, Parengan–Bojonegoro. Berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan saksi, J datang mengendarai mobil hitam bersama seorang pegawai kecamatan lain.

Baca Juga: ASN Pindah ke IKN, Otorita Pastikan Rumah Sakit, Sekolah hingga Masjid Negara Siap

Saat tiba, posisi mobil tersebut tidak berada dalam jalur antrean yang benar. Pada waktu yang sama, operator SPBU Ferdi sedang melakukan pengecekan stok menggunakan dipstick manual sebelum melayani motor matik yang sudah mengantre. Tiba-tiba, J keluar dari mobil dan melakukan kekerasan terhadap Ferdi tanpa sebab jelas.

"Tanpa tahu sebabnya, rambut saya ditarik (dijambak) berulang kali. Padahal posisi saya sedang melayani motor yang memang sudah antre di depan dia,” jelas Ferdi.

Rekan Ferdi mencoba menenangkan situasi, namun J semakin brutal. Mandor SPBU, Ali Nasroh, yang datang untuk menanyakan persoalan, justru turut dipukul di bagian perut. Di hadapan Ali, J bahkan sempat melontarkan kalimat gertakan.

Tidak berhenti di situ, kekerasan juga menimpa dua pekerja lain. Operator Prasojo mengalami pemukulan hingga hidungnya patah dan berdarah deras. Sementara Riswadi, tukang kebun SPBU yang hendak membantu, mendapat pukulan di pipi kiri hingga membengkak.

Baca Juga: Hari Ini DPR Gelar Rapat Paripurna, Sahkan Pengawas BPJS Kesehatan

"Kejadiannya bermula dari saya mengecek stok minyak. Operator saya suruh nulis totalisator buat ngecek stok niku. Ya penjualan berhenti 2–3 menit lah. Kemudian kok ada ribut-ribut, jadi saya datang lihat untuk mempertanyakan perkaranya. Tapi si pelaku tiba-tiba mukul. Yang dipukul saya, sama dua operator satu tukang kebun,” jelas Ali.

Video berdurasi 1 menit 44 detik yang merekam seluruh aksi J kini menjadi bukti utama polisi. Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono, menegaskan bahwa laporan telah diterima dan proses hukum langsung ditingkatkan.

"Hari ini setelah diterima berkasnya, laporannya oleh Polres dan akan segera kami tindak lanjuti. Kemudian juga kita akan melakukan peningkatan status dari tahap lidik ke penyidikan," ujarnya pada Senin (9/2/2026).

Sementara itu, menurut informasi yang diperoleh pada Senin, 9 Februari 2026 malam, pelaku diamankan petugas saat di rumahnya, wilayah Kecamatan Parengan malam ini sekitar pukul 19.00 WIB.

x|close