IHSG Anjlok, Bos Danantara: Kalau Tak Ada Perubahan, Pasti Jatuh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 16:35
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt. Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt.

Seperti diketahui, IHSG melemah hingga trading halt perdagangan dalam dua hari berturut-turut pada 28-29 Januari 2026.

Pandu menilai pelemahan IHSG tidak akan berhenti apabila tidak ada langkah perbaikan yang dilakukan. 

"Saya rasa kalau nggak ada perubahan pasti jatuh," ucap Pandu dalam Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta, Kamis 29 Januari 2026.

Baca juga: Danantara Wajibkan BUMN Pelayaran Bangun Kapal di PT PAL Indonesia

Ia menilai masukan yang disampaikan Morgan Stanley Capital International (MSCI) seharusnya menjadi pengingat serius bagi regulator untuk bekerja lebih baik. 

Pandu menegaskan, berbagai catatan yang diberikan MSCI sudah sangat jelas dan membutuhkan tindak lanjut.

"Ini bagus dari MSCI ini kan sebenarnya, mungkin biar background teman-teman tahu, ini sudah 3-4 bulan isu ini. Saya sendiri sudah bertemu dengan direksi MSCI. Jadi masukan-masukannya menurut saya sangat clear. At the end regulator harus bisa bertindak," beber Pandu.

Pandu juga menilai keputusan MSCI terkait bursa Indonesia sudah tepat. 

Baca juga: Danantara Cari Mitra Strategis Usai Konsolidasi 100 Hotel BUMN

Di sisi lain, Pandu menegaskan Danantara tetap fokus pada aktivitas investasi. Namun, ia berharap pasar modal domestik bisa menjadi lebih dalam, sehat, dan berkualitas.

"Buat kami di Danantara fokus kami berinvestasi. Tentu salah satunya di public market. Ya kami ingin capital market yang lebih dalam. Ini sudah kami sampaikan secara eksplisit. Kami ingin pasar modal yang lebih sehat dan lebih baik," tandasnya.

x|close