Antisipasi Kenaikan Harga Minyak, Purbaya Ungkap Rencana Pemotongan Anggaran Kementerian-Lembaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mar 2026, 19:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran dengan meminta kementerian dan lembaga menghitung potensi pemotongan belanja. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran dengan meminta kementerian dan lembaga menghitung potensi pemotongan belanja. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran dengan meminta kementerian dan lembaga menghitung potensi pemotongan belanja.

Hal tersebut sebagai antisipasi apabila tekanan terhadap anggaran negara meningkat, terutama akibat fluktuasi harga energi global.

“Kalau emang harga BBM yang naik terus kan langkah pertama ya itu efisiensi. Kita sudah persiapkan langkah-langkah yang diperlukan oleh kementerian lembaga nanti. Mereka sudah kita suruh siapkan, kita minta siapkan, berapa persen anggarannya dipotong dari situ,” ucap Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin 16 Maret 2026.

Lebih lanjut, pemerintah juga mempertimbangkan untuk menunda sejumlah program tambahan yang sebelumnya direncanakan melalui anggaran tambahan atau anggaran belanja tambahan (ABT). 

Baca juga: Di Depan Prabowo, Purbaya Bantah Ekonomi RI Bakal Hancur Buntut Harga Minyak Melonjak

Ia menyebut, pemerintah akan memaksimalkan program yang sudah tercantum dalam anggaran yang ada.

"Pertama kita fokus ke yang ada aja programnya tambahan mungkin kita tunda dulu sampaikan yang memungkinkan, tapi sekarang jelas nggak mungkin. Jadi kita fokus ke anggaran yang ada, maksimalkan anggaran yang ada," lanjutnya.

Purbaya mengaku dalam seminggu ke depan akan meminta kementerian dan lembaga untuk menghitung ulang anggaran yang bisa dipotong. 

Ia meminta kementerian dan lembaga menunda program-program tambahan sampai waktu yang memungkinkan.

"Nanti kita mungkin akan dalam seminggu ke depan kementerian keuangan akan menentukan langkah awal bagi mereka untuk siap-siap ngitung. Tapi belum tentu eksekusi ya, kalau mau dipotong yang mana yang mau dipotong," ungkap Purbaya.

Baca juga: Purbaya Sebut Penyelesaian Utang Whoosh Rampung, Keputusan Diumumkan Prabowo

"Nanti mereka adjust kebijakannya berdasarkan potongan atau yang ditambah oleh kementerian keuangan," sambungnya.

Purbaya mengaku pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal sehingga besaran pemotongan anggaran masing-masing kementerian dan lembaga belum ditentukan.

“Belum, masih belum kita hitung. Ini baru meeting awal, jadi kan kita hitung," tandasnya.

x|close