Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyalurkan bantuan pemulihan kepada 2.824 unit industri kecil menengah (IKM) di wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah serta mendorong pelaku usaha kembali menjalankan aktivitas produksinya.
Berdasarkan data Kemenperin per 23 Januari 2026, jumlah IKM terdampak paling banyak berada di Aceh sebanyak 1.960 unit, disusul Sumatera Barat 647 unit dan Sumatera Utara 217 unit.
Dari sisi subsektor, dampak terbesar dialami IKM pangan, furnitur, dan bahan bangunan sebanyak 1.706 unit, diikuti subsektor kimia, sandang, dan kerajinan 699 unit, logam, mesin, dan aneka 408 unit, serta sektor lainnya 11 unit.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bantuan dipercepat agar pelaku usaha segera bangkit, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
"Kami fokuskan pada pemberian bantuan cepat melalui kelompok usaha bersama (KUB) untuk bisa memungkinkan atau memastikan atau membantu industri kecil segera memulai kembali kegiatan usahanya."
Berikut Infografiknya:
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memulihkan 2.824 unit industri kecil menengah (IKM) yang terdampak bencana di wilayah Sumatera melalui bantuan. Langkah ini diambil untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah pascabencana. (Antara)
Baca Juga: Mendagri Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memulihkan 2.824 unit industri kecil menengah (IKM) yang terdampak bencana di wilayah Sumatera melalui bantuan. Langkah ini diambil untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah pascabencana. (Antara)