Ntvnews.id, Jakarta - CEO Adobe, Shantanu Narayen, resmi mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, setelah memimpin 18 tahun dalam peran tersebut.
Narayen mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri setelah penggantinya ditunjuk. Dia akan tetap menjadi ketua dewan.
“Selama beberapa bulan mendatang, saya akan bekerja dengan Frank Calderoni, direktur utama kami, dan dewan direksi untuk mengidentifikasi pengganti saya dan untuk memastikan transisi yang lancar,” kata Narayen dalam memo kepada karyawan seperti dikutip dari Fortune, Jumat 13 Maret 2026.
Adobe melaporkan hasil keuangan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2026, pendapatan mencapai USD6,4 miliar, melampaui ekspektasi analis sebesar USD6,28 miliar, sementara penjualan meningkat 12,1 persen dari tahun ke tahun.
Pendapatan tahunan dari produk AI-pertama lebih dari tiga kali lipat dari tahun ke tahun, Narayen mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menyertai rilis pendapatan.
“Misi kami untuk memberdayakan setiap orang untuk membuat mewakili peluang yang lebih besar karena semua pengalaman konten di era AI,” katanya.
Perusahaan ini memberikan pertumbuhan pendapatan berlangganan 13 persen dan mencatat arus kas kuartal pertama sebesar USD2,96 miliar, Adobe EVP dan CFO Dan Durn mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Ketika kami mempercepat kemampuan bertenaga AI di seluruh kreativitas, produktivitas, dan orkestrasi pengalaman pelanggan, Adobe memiliki posisi yang baik untuk pertumbuhan yang menguntungkan,” katanya.
Kepergian Narayen terjadi ketika Wall Street memperdebatkan apakah kecerdasan buatan dapat mengurangi permintaan untuk beberapa perangkat lunak tradisional.
Baca juga: iPhone Fold Dikabarkan Pakai Teknologi Layar Tanpa Lipatan, Setara Oppo Find N6
Narayen bergabung dengan Adobe pada Januari 1998 sebagai wakil presiden dan manajer umum kelompok teknologi teknik perusahaan.
Dia kemudian naik melalui jajaran eksekutif, menjadi presiden dan COO pada tahun 2005, dan telah menjabat sebagai CEO sejak Desember 2007.
Selama 28 tahun itu, perusahaan tumbuh dari sekitar 3.000 karyawan menjadi lebih dari 30.000 dan meningkatkan pendapatan dari kurang dari USD1 miliar menjadi lebih dari USD25 miliar, tulisnya dalam memo tersebut.
CEO Adobe, Shantanu Narayen, resmi mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, setelah memimpin 18 tahun dalam peran tersebut.