Purbaya Heran Rupiah Melamah Dekati Rp17 Ribu: Ada yang Aneh, Silakan Tanya BI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jan 2026, 01:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah melemah hampir menyentuh Rp17 ribu per dolar AS. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah melemah hampir menyentuh Rp17 ribu per dolar AS. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah melemah hampir menyentuh Rp17 ribu per dolar AS.

Dalam hal ini, Purbaya meminta untuk lebih tepat ditanyakan ke Bank Indonesia (BI).

Bendahara Negara itu enggan mengomentari pelemahan rupiah, pasalnya hal ini merupakan ranah BI.

"Anda tanya ke Bank Sentral aja apa yang terjadi. Rupiah nanti pelan-pelan akan menguat," ucap Purbaya, Selasa 20 Januari 2026.

Baca juga: Ekonom Kritik Thomas Djiwandono Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI, Purbaya: Dia Iri!

Kendati demikian, Purbaya mengaku heran nilai tukar rupiah jeblok, padahal aliran duit yang masuk ke Indonesia melalui pasar modal mengalir deras.

"Nggak ada alasan Rupiah melemah ketika modal masuk ke sini. Ya kan, menurut Anda gimana, makanya ada yang aneh kan, Anda tanya ke Bank Sentral," lanjutnya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan fondasi ekonomi Indonesia terus diperkuat, sehingga kepercayaan investor seharusnya meningkat.  Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor tertinggi ke level 9.000

"Anda lihat di pasar modal kan naik kan, pasar modal enggak mungkin naik kalau enggak ada investor asing yang masuk sini juga. Jadi harusnya kalau lihat dari suplai dolar harusnya enggak kekurangan nih. Cuman Anda mestinya tanya ke Bank Sentral apa policynya, saya enggak tahu," bebernya.

Baca juga: Purbaya Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam: Tapi Saya Bukan Bank Sentral

Purbaya optimis nilai tukar rupiah akan kembali menguat seiring dengan penguatan fundamental ekonomi dan koordinasi kebijakan yang semakin erat dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). 

Dalam hal ini, Purbaya mengingatkan  para pelaku pasar tidak mengambil posisi spekulatif berlebihan terhadap pelemahan rupiah.

"Jadi untuk spekulator-spekulator jangan terlalu ambil posisi yang terlalu long, long tuh beli depan ya. Kira-kira pondasi ekonomi kita nggak akan terganggu, akan terus membaik," tandasnya.

x|close