Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan turun langsung sejumlah perusahaan baja asal China yang kedapatan mengemplang pajak.
Bendahara Negara itu mengaku akan mengunjungi perusahaan tersebut dalam pada minggu ini.
"Sehari dua hari ini saya akan kesana," ucap Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.
Meski demikian, Purbaya tidak mengungkap secara rinci nama-nama perusahaan baja asal China yang diduga melakukan pelanggaran tersebut.
Baca juga: Purbaya Bantah Isu Pencalonan Wamenkeu Thomas ke BI Picu Pelemahan Rupiah
Purbaya hanya memastikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap praktik-praktik usaha yang berpotensi merugikan penerimaan negara.
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan telah mendeteksi sebanyak 40 perusahaan baja termasuk asal China yang diduga mengemplang pajak.
Purbaya mengatakan, dari puluhan perusahaan tersebut, dua perusahaan besar akan segera dilakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat sebagai langkah penindakan awal.
"Yang baja itu yang terdeteksi ada 40 perusahaan. Yang dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat. Itu dari China semua. Bukan campur-campur," ucap Purbaya di Jakarta, Rabu 14 Januari 2026.
Baca juga: Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI, Purbaya: Saya Dukung!
Lebih lanjut, Purbaya mengaku heran 40 perusahaan yang tidak bayar kewajiban perpajakan itu bisa masuk ke Indonesia dan beroperasi.
Ia pun menduga ada pihak-pihak internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang terlibat pembiaran aktivitas perusahaan baja.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan turun langsung sejumlah perusahaan baja asal China yang kedapatan mengemplang pajak. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)