Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menyampaikan pentingnya hilirisasi sebagai strategi utama dalam memperkuat struktur industri nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Bidang Investasi, Hilirisasi, Energi, dan Lingkungan Hidup KADIN Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin 17 November 2025.
Dalam forum tersebut, Todotua menyampaikan bahwa hilirisasi bukan sekadar program jangka pendek, melainkan fondasi untuk meningkatkan nilai tambah serta mendorong transformasi Indonesia dari negara konsumen menjadi negara produsen yang lebih mandiri.
"Hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan added value dan memperkuat kemandirian industri nasional," ucap Todotua dalam akun Instagram @bkpm_id, Selasa, 18 November 2025.
Baca juga: Gubernur Bali Ngadu ke Wamen Todotua soal Marak Investor Asing Ambil Jatah Usaha Rakyat
Menurutnya, kebijakan investasi kini tidak lagi hanya berorientasi pada besaran pertumbuhan angka investasi, melainkan juga pada optimalisasi produk dalam negeri yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
"Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menekan cost of product yang dikonsumsi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia sebagai negara konsumsi besar," tandasnya.
Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional II Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), di Yogyakarta, Senin 10 November 2025 ANTARA/HO-BKPM (Antara)