Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah menyusun sejumlah proyek potensial yang dapat ditawarkan untuk kerja sama dengan Amerika Serikat (AS). Daftar proyek tersebut dipersiapkan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung di Miami, AS, pada Desember 2026.
CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan persiapan tersebut di Jakarta, Selasa, 3 November 2026. Menurutnya, proyek-proyek yang disiapkan akan diarahkan untuk memperkuat kerja sama investasi sekaligus mendukung optimalisasi aset perusahaan milik negara.
Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menjelaskan hal itu setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penyempurnaan sejumlah program prioritas pemerintah serta optimalisasi anggaran.
Ia mengatakan penyusunan daftar proyek masih berlangsung. Danantara ingin kerja sama yang akan terjalin sejalan dengan upaya peningkatan dan optimalisasi aset badan usaha milik negara (BUMN).
Baca Juga: Danantara Jajaki Kerja Sama dengan TIME, Bidik Promosi Investasi Indonesia
Pembahasan mengenai peluang kolaborasi dengan AS nantinya akan dilanjutkan dalam rangkaian agenda G20 di Miami. Selain pertemuan tingkat tinggi tersebut, Danantara juga merencanakan penyelenggaraan forum bersama Milken Institute yang akan dihadiri sejumlah investor besar.
Amerika Serikat menjadi tuan rumah KTT G20 pada tahun ini. Penyelenggaraan tersebut sekaligus menjadi yang pertama bagi AS dalam hampir 20 tahun terakhir. Pertemuan para pemimpin negara anggota G20 itu dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Desember 2026.
Selain membahas peluang kerja sama investasi dengan AS, Rosan turut menyampaikan perkembangan proyek pembangunan Danantara di Arab Saudi.
Ia mengungkapkan arsitek yang menangani proyek tersebut dijadwalkan berkunjung ke Indonesia untuk mempresentasikan rancangan pembangunan secara menyeluruh. Pemaparan itu diperlukan mengingat proses peletakan batu pertama atau groundbreaking direncanakan berlangsung pada Desember 2026.
Salah satu proyek yang tengah dikawal Danantara di Arab Saudi adalah pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Kawasan tersebut dirancang berada sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram dan akan dilengkapi akses penghubung berupa terowongan.
Proyek Kampung Haji Indonesia itu direncanakan mencakup pembangunan 13 menara atau tower di atas lahan seluas 4,4 hektare.
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (NTVNews.id)