Dolar AS Perkasa, Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.800-an

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Sep 2026, 10:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye) Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Kamis, 24 September 2026.

Adapun rupiah melemah 46 poin atau 0,26 persen ke level Rp17.864 per dolar AS, dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

"Rupiah diperkirakan dibuka melemah seiring penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Kamis 24 September 2026.

Baca juga: Rupiah Menguat ke Rp17.857 per Dolar AS Jelang RDG BI

Baca juga: Bank Indonesia Ungkap Pelemahan Rupiah Dipicu Kekhawatiran Tensi Geopolitik

Lebih lanjut, ia menyebut penguatan dolar AS tersebut memberikan tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah. 

Di sisi lain, pergerakan pasar juga turut dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan harga komoditas energi.

Harga minyak kembali melonjak setelah Iran meragukan kemajuan dalam perundingan perdamaian dengan AS.

"Harga minyak kembali melonjak setelah Iran meragukan kemajuan dalam perundingan perdamaian," lanjutnya.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.950 per dolar AS.

x|close