Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait usulan tambahan anggaran yang diajukan sebesar Rp15,8 triliun untuk pagu indikatif OIKN tahun 2027.
Dalam hal ini, Purbaya mengaku belum menerima usulan anggaran tambahan dari OIKN.
Ia juga belum memberikan lampu hijau untuk penambahan anggaran pembangunan IKN dan akan terlebih dahulu mempelajari usulan anggaran tersebut.
"Saya nggak tahu, saya harus lihat dulu suratnya seperti apa, alasan seperti apa," ucap Purbaya dikutip, Kamis 10 September 2026.
Baca juga: Purbaya Kejar Potensi Pajak Perdagangan Emas Gelap, Pembelinya Bakal Ditelusuri
Baca juga: Purbaya Pastikan Utang Kopdes Merah Putih ke Himbara Tak Gagal Bayar
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto mengungkapkan terkait usulan tambahan anggaran lantaran total kebutuhan anggaran OIKN pada 2027 diperkirakan mencapai Rp22,5 triliun.
Sementara itu, alokasi yang tercantum dalam pagu indikatif saat ini baru sebesar Rp6,7 triliun.
"Sehingga masih terdapat kekurangan kebutuhan anggaran sebesar Rp15,8 triliun," ungkap Bimo pada Selasa lalu 1 September 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Lembaga National Single Window (LNSW), Rabu 9 September 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)