Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah tipis pada pembukaan perdagangan Kamis 10 September 2026.
Adapun rupiah dibuka di level Rp17.512 per dolar AS, melemah 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih memiliki peluang untuk kembali menguat terhadap dolar AS.
Namun, Lukman menyebut potensi penguatan tersebut diperkirakan masih terbatas.
Baca juga: Rupiah Rabu Pagi Menguat ke Rp17.577 per Dolar AS
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak Dunia
Menurutnya pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see sambil menantikan sejumlah data ekonomi penting yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah dan dolar AS.
"Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS, namun penguatan diperkirakan terbatas, dengan investor wait and see menentikan data penjualan ritel Juli Indonesia dan data inflasi produsen AS," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Kamis 10 September 2026.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp17.450 hingga Rp17.600 per dolar AS.
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jumat, 1 Maret 2025. (Antara)