Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat 4 September 2026.
Adapun mata uang Garuda dibuka menguat 51 poin atau 0,29 persen ke level Rp17.628 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih memiliki ruang untuk menguat pada perdagangan hari ini.
Menurutnya salah satu sentimen yang menopang mata uang Garuda berasal dari melemahnya dolar AS setelah pernyataan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller.
Baca juga: Rupiah Kamis Betah di Level Rp17.700-an per Dolar AS
Baca juga: Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.774 per Dolar AS Dibayangi Konflik Timur Tengah
Christopher mengatakan dirinya cenderung mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan bank sentral AS September.
"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS menyusul pernyataan dovish dari pejabat The Fed Waller yang melemahkan dolar AS dan menurunkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan September," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Jumat 4 September 2026.
Nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS sepanjang perdagangan Jumat ini.
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)