Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.774 per Dolar AS Dibayangi Konflik Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 10:29
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi dolar dan rupiah Ilustrasi dolar dan rupiah (Antara/ Reno Esnir)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Rabu 2 September 2026.

Adapun rupiah turun 30 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.774 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih berpotensi tertekan terhadap dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Menurutnya, kombinasi sejumlah sentimen eksternal tersebut menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan rupiah.

Kenaikan harga minyak dunia dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan kondisi perekonomian global.

Baca juga: Rupiah Selasa Menguat ke Rp17.715 per Dolar AS

Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Seiring Memanasnya Konflik AS-Iran

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah dunia," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Rabu 2 September 2026.

Kemudian penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi AS membuat aset berbasis dolar lebih menarik bagi investor.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.

HIGHLIGHT

x|close