BP BUMN Dukung Telkomsel Perkuat Bisnis Berbasis AI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 08:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mendukung langkah Telkomsel dalam memperkuat fokus bisnis berbasis AI. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mendukung langkah Telkomsel dalam memperkuat fokus bisnis berbasis AI.

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mendukung langkah Telkomsel dalam memperkuat fokus bisnis berbasis AI

Dalam rapat bersama Direksi Telkomsel, Dony menekankan pentingnya perusahaan teknologi dan telekomunikasi untuk tetap agile dalam menghadapi perkembangan zaman yang bergerak semakin cepat.

Menurut Dony, tantangan utama industri telekomunikasi ke depan bukan semata persaingan antarpelaku usaha, melainkan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan masa depan. 

Kolaborasi antarpelaku industri pun menjadi penting untuk membangun ekosistem yang sehat dan mampu menghadapi disrupsi.

Baca juga: BP BUMN dan Danantara Bangun Standar SDM Terpadu di Seluruh BUMN

“Karena lawannya bukan kita, lawannya adalah future. Mari kita diskusikan apa yang bisa di-sharing, juga enggak ada masalah, tapi kita bikin industrinya sehat,” ujar Dony dalam keterangan tertulis, Rabu 2 September 2026.

Melalui penguatan bisnis berbasis AI, Telkomsel diharapkan dapat mempercepat transformasi sekaligus memperluas sumber pertumbuhan baru. 

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun industri telekomunikasi yang lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan teknologi di masa depan.

Telkomsel memfokuskan strategi bisnis untuk memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai salah satu pendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan. 

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi fundamental Telkomsel, dari semata-mata penyedia layanan konektivitas data menuju pemain yang semakin aktif dalam ekosistem ekonomi digital berbasis AI.

Baca juga: BP BUMN Targetkan Laba Dahana Melonjak Jadi Rp2 Triliun pada 2030

Transformasi tersebut turut membuka peluang bagi Telkomsel untuk mengembangkan model bisnis baru seiring meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi AI. 

Ke depan, perkembangan industri telekomunikasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyediakan jaringan dan konektivitas, tetapi juga oleh kesiapan perusahaan dalam menangkap peluang teknologi masa depan.

HIGHLIGHT

x|close