Airlangga Kasih Sinyal Insentif Kendaraan Listrik Berlaku September 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2026, 17:12
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal bahwa insentif kendaraan listrik berpotensi mulai berlaku pada September 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal bahwa insentif kendaraan listrik berpotensi mulai berlaku pada September 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal bahwa insentif kendaraan listrik berpotensi mulai berlaku pada September 2026.

Airlangga mengungkapkan, pemerintah masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Kita tunggu saja PMK-nya," kata Airlangga, Senin 31 Agustus 2026.

Terkait kemungkinan insentif kendaraan listrik mulai berlaku pada September 2026, Airlangga mengatakan aturan tersebut saat ini masih dalam proses penyusunan di Kementerian Keuangan.

Baca jua: Pemerintah Lanjutkan Insentif Kendaraan Listrik, Menkeu Ajak Industri Otomotif Perkuat Investasi

"Iya, sedang disusun di Kementerian Keuangan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyampaikan bahwa subsidi pembelian sepeda motor listrik paling cepat dapat diberlakukan pada September 2026.

"Harusnya sih September udah jalan itu. Subsidi motor listriknya (berlaku)," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026.

Meski demikian, hingga saat ini PMK yang menjadi landasan pelaksanaan program tersebut belum diterbitkan.

Baca juga: Airlangga Sebut Insentif Kendaraan Listrik Masih Dievaluasi Bersamaan dengan Persiapan Mobil Nasional

Purbaya mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Meteri Perindustrian Agus Gumiwang terkait kebijakan tersebut.

"Dia (Agus Gumiwang Kartasasmita) belum bicara sama saya. Saya datengin dia besok," ujar Purbaya.

HIGHLIGHT

x|close