Danantara Perluas Akses Hunian Terjangkau Lewat Ekosistem Terintegrasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2026, 12:20
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dokumentasi - CEO BPI Danantara Rosan Roeslani (tengah) bersama Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (kanan) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) di Danantara Housing Expo 2026 di Jakarta. Dokumentasi - CEO BPI Danantara Rosan Roeslani (tengah) bersama Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (kanan) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) di Danantara Housing Expo 2026 di Jakarta. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -BPI Danantara membangun ekosistem perumahan terintegrasi yang mencakup industri bahan bangunan, pengembang, kontraktor, hingga layanan pembiayaan demi mempercepat serta memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor ini diperlukan untuk menciptakan akses bagi masyarakat terhadap hunian terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi standar kehidupan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan.

"Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas," kata Rosan dalam pernyataan diterima di Jakarta, Minggu (30/8).

Melalui penguatan ekosistem tersebut, Rosan menjelaskan bahwa Danantara berupaya menghadirkan tiga hal utama: pasokan rumah berkualitas harga terjangkau, skema pembiayaan kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat. Dari sisi pembiayaan, sinergi antara bank-bank Himbara dan lembaga keuangan dalam ekosistem BUMN terus didorong untuk menghadirkan skema yang lebih terjangkau.

“Memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” ujarnya.

Rosan menuturkan, kebutuhan hunian saat ini menjadi prioritas utama. Karena itu, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menambahkan, Danantara Housing Expo 2026 menjadi platform yang mempertemukan masyarakat secara langsung dengan pengembang, perbankan, dan pelaku industri perumahan.

“Kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai,” ujar Maruarar.

Dukungan bahan bangunan disuplai oleh BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk efisiensi pembangunan. SIG menawarkan inovasi Bata Interlock Presisi yang dapat mempercepat proses konstruksi sekaligus mengoptimalkan penggunaan material.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menegaskan, inovasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program tiga juta rumah pemerintah melalui penyediaan bahan bangunan yang mengedepankan kecepatan, efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan.

Berlangsung pada 27 hingga 30 Agustus 2026, Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari 130 lebih pengembang BUMN dan swasta. Pilihan properti tersebut terbagi ke dalam tiga zona sesuai segmen konsumen, yakni First Home, Family Home, dan Premium Living.

Khusus pengembang BUMN, terdapat 12 developer yang memboyong sekitar 16.559 unit dari 98 proyek di 23 provinsi, dengan total nilai inventori mencapai Rp9,79 triliun. Dari total unit tersebut, sebanyak 6.611 unit diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sementara 9.948 unit sisanya merupakan hunian non-MBR.

 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close