Dari Belajar - Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 09:55
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Sesi sharing business forum yang terkait sustainability. Sesi sharing business forum yang terkait sustainability.

Ntvnews.id, JakartaKemajuan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kemauan untuk terus belajar. Sejalan dengan keyakinan tersebut, PT United Tractors Tbk (UT) menghadirkan UT untuk Kemajuan Indonesia (UNTUK Indonesia) sebagai ruang bersama dalam belajar, bertukar perspektif, dan membangun karakter, sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, UNTUK Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen UT untuk berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita ke-4, Roadmap 3P Astra yang mencakup People, Portfolio, dan Public Contribution, serta semangat Moving as One dalam mendorong kolaborasi dan kemajuan bersama.

“UNTUK Indonesia bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi sebuah gerakan untuk mengajak kita semua menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Kita dapat memulainya dari hal sederhana: terus belajar, berbagi ilmu, menjadi teladan, dan menggunakan apa yang kita miliki untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat inilah yang ingin terus kami hidupkan, baik di dalam maupun di luar organisasi,” ujar Direktur Human Capital, Communications & Sustainability UT , Ari Sutrisno.

Simbolis penyerahan hadiah kepada pemenang kompetisi #LifeWithManner. Simbolis penyerahan hadiah kepada pemenang kompetisi #LifeWithManner.

Program ini dirancang sebagai gerakan yang mempertemukan berbagai generasi dan pemangku kepentingan, yang dikemas melalui tiga pilar utama, yaitu Learning Festival, Business Forum, serta Competition & Campaign. Dalam rangkaian Learning Festival, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai future-ready skills, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Antusiasme terlihat dari 7.991 registrasi peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, fresh graduates, hingga masyarakat secara umum. Dalam enam sesi, Learning Festival menghadirkan 29 pembicara dari berbagai latar belakang. Informasi dan rangkaian kegiatan UNTUK Indonesia dapat diikuti melalui akun Instagram @ut.untukindonesia. 

Baca JugaDukung Pengembangan SDM, United Tractors Hibahkan Ekskavator dan Simulator ke Maluku Utara

Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kemauan untuk terus belajar. Sejalan dengan keyakinan tersebut, PT United Tractors Tbk (UT) menghadirkan UT untuk Kemajuan Indonesia (UNTUK Indonesia) sebagai ruang bersama dalam belajar, bertukar perspektif, dan membangun karakter, sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat. 

Mengusung semangat “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, UNTUK Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen UT untuk berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita ke-4, Roadmap 3P Astra yang mencakup People, Portfolio, dan Public Contribution

, serta semangat Moving as One dalam mendorong kolaborasi dan kemajuan bersama.

Penampilan drumband military band Gema Dinamika SMK Dinamika Pembangunan 2, Jakarta Timur. Penampilan drumband military band Gema Dinamika SMK Dinamika Pembangunan 2, Jakarta Timur.

“UNTUK Indonesia bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi sebuah gerakan untuk mengajak kita semua menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Kita dapat memulainya dari hal sederhana: terus belajar, berbagi ilmu, menjadi teladan, dan menggunakan apa yang kita miliki untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat inilah yang ingin terus kami hidupkan, baik di dalam maupun di luar organisasi,” ujar Direktur Human Capital, Communications & Sustainability UT , Ari Sutrisno.

Program ini dirancang sebagai gerakan yang mempertemukan berbagai generasi dan pemangku kepentingan, yang dikemas melalui tiga pilar utama, yaitu Learning Festival, Business Forum, serta Competition & Campaign. Dalam rangkaian Learning Festival, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai future-ready skills, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Antusiasme terlihat dari 7.991 registrasi peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, fresh graduates, hingga masyarakat secara umum. Dalam enam sesi, Learning Festival menghadirkan 29 pembicara dari berbagai latar belakang. Informasi dan rangkaian kegiatan UNTUK Indonesia dapat diikuti melalui akun Instagram @ut.untukindonesia. 

Baca JugaUnited Tractors Perkuat Kolaborasi dengan Undip Lewat Goes To Campus

Rangkaian UNTUK Indonesia 2026 kemudian mencapai puncaknya pada grand final & closing, yang menjadi momentum untuk menampilkan karya terbaik, memberikan apresiasi kepada peserta dan pemenang, serta menghargai kontribusi para kolaborator. Momen tersebut juga menghadirkan berbagai penampilan yang merepresentasikan keberagaman dan kontribusi, mulai dari UT School yang menampilkan calon mekanik dan instruktur SMK, Sanggar Tari PAMA, penampilan solo performance peserta magang Harmoni dalam Keberagaman (Harmonika), Fairuz Nurul Izzah, serta drumband military band Gema Dinamika SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Timur, yang merupakan corporate social responsibility (CSR) binaan UT.

 penampilan sanggar tari club hobby  PT Pamapersada Nusantara pada puncak acara  grand final & closing UNTUK Indonesia. penampilan sanggar tari club hobby PT Pamapersada Nusantara pada puncak acara grand final & closing UNTUK Indonesia.

Melalui UNTUK Indonesia, UT ingin menjadikan pembelajaran bukan sebagai aktivitas yang berhenti di ruang kelas atau forum diskusi, melainkan sebagai awal dari perubahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, organisasi, dan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kembali, menciptakan efek berantai yang mendorong lebih banyak individu untuk tumbuh dan memberikan manfaat bagi sesama. 

HIGHLIGHT

x|close