BEI: Danantara Sampaikan Minat Miliki Saham Bursa Efek Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 15:37
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik diwawancarai awak media di Gedung BEI Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik diwawancarai awak media di Gedung BEI (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan bahwa Danantara Indonesia telah menyampaikan minat untuk memiliki saham BEI melalui PT Danantara Investment Management (DIM).

Jeffrey mengatakan minat tersebut disampaikan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melalui DIM.

“Oh yang sudah menyampaikan minat itu adalah BPI Danantara, melalui DIM,” ungkap Jeffrey kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut Jeffrey, BEI akan terus berkomunikasi dengan Danantara sembari menunggu penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai demutualisasi oleh OJK.

“Jadi untuk selanjutnya, tentu komunikasi kita bangun terus ya, sambil menunggu POJK. Jadi semuanya nanti akan diatur melalui POJK,” ujar Jeffrey.

Ia menjelaskan bahwa aturan demutualisasi tersebut nantinya turut mengatur kepemilikan pihak di luar Anggota Bursa (AB), termasuk Danantara, terhadap BEI.

“Oh iya itu (batas kepemilikan) nanti diatur oleh POJK,” ujar Jeffrey.

Baca juga: Ubah Sampah Jadi Energi, Danantara Proyeksikan PSEL DIY Mampu Aliri 15 Ribu Rumah

Jeffrey menyampaikan bahwa BEI telah melakukan studi banding dengan sejumlah otoritas bursa di negara lain sebagai bahan untuk menentukan model demutualisasi yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

“Kalau kajian, studi banding itu kan sudah dilakukan. Kemudian tentu akan dicari format yang paling tepat untuk Indonesia. Dan itu sekali lagi nanti akan dituangkan dalam POJK,” ujar Jeffrey.

Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan pihaknya masih membahas rencana kepemilikan BEI tersebut bersama OJK.

“Ya, demutualisasi kita masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan direksi bursa (BEI), insyaAllah beberapa bulan ke depan bisa rampung,” ujar Pandu.

Mengenai besaran saham yang akan dimiliki, Pandu mengatakan Danantara masih melakukan pembahasan dan akan menyampaikan rinciannya kepada publik setelah proses tersebut selesai.

Baca juga: Danantara Sebut Pembangunan PSEL Yogyakarta Bakal Buka 1.000 Lapangan Kerja

“Nanti detailnya bakal kita share ke semua sebentar lagi. Ini lagi berkomunikasi baik dengan OJK dan Bursa,” ujar Pandu.

Ia menjelaskan bahwa rencana kepemilikan saham BEI akan dilakukan melalui DIM dan menjadi bagian dari investasi Danantara.

“Dari BPI memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi tersebut,” ujar Pandu.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close