Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kunjungannya, Purbaya tidak hanya melihat secara langsung aktivitas pendidikan para siswa, tetapi juga memberikan pesan penuh semangat agar mereka bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.
Di hadapan para siswa, Purbaya menyampaikan bahwa dirinya mendapat tugas untuk menyediakan anggaran bagi pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Purbaya menanyakan langsung kehadiran Sekolah Rakyat kepada para siswa: Senang kan ada sekolah ini. Pertanyaan Menkeu dijawab antusias para siswa.
"Senang pak!," sorak para Siswa.
“Saya diperintah menyediakan anggaran sekolah rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya” ujar Purbaya, pada Sabtu 1 Agustus 2026.
Baca juga: Purbaya Pastikan Pemerintah Ikuti Putusan MK, Anggaran MBG Dipisahkan Mulai APBN 2028
Purbaya sekali lagi mengingatkan para siswa bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ia berharap kesempatan pendidikan yang diberikan melalui program tersebut dapat menjadi jalan bagi para siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” pesannya.
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Menkeu Purbaya untuk melihat lebih dekat bagaimana pelaksanaan program Sekolah Rakyat berjalan di lapangan.
Kehadiran Menteri Keuangan juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap aspek pembiayaan pendidikan sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia.
Diketahui nilai kontrak Sekolah Rakyat di Kota Surabaya senilai 3,52 Triliun, Pagu anggaran Rp3,82 Triliun dengan realisasi anggaran Rp3,21 Triliun.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dan dirancang untuk menampung sekitar 370 siswa.
Berbeda dengan sekolah pada umumnya, konsep terintegrasi membuat jenjang SD, SMP, dan SMA berada dalam satu kawasan pendidikan.
Siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar, tetapi juga tinggal di asrama dengan berbagai fasilitas pendukung.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut dipersiapkan menampung 370 siswa, dengan rincian peserta didik baru sebanyak 270 orang, 30 siswa SD, 120 siswa SMP, 120 siswa SMA.
Sementara itu tenaga pendidik sebanyak 41 guru, wali asuh 37, wali asrama 10 dengan 43 tenaga pendukung.
Dari ruang belajar Sekolah Rakyat di Surabaya, harapan itu pun disampaikan secara langsung. Anak-anak yang hari ini duduk sebagai siswa diharapkan suatu saat dapat berdiri sebagai generasi penerus bangsa-bahkan bukan tidak mungkin menjadi pemimpin (Presiden) dan menteri di masa depan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur.