Bahlil Pastikan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tetap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jul 2026, 18:52
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan gas elpiji subsidi tidak akan mengalami kenaikan meskipun konflik di Timur Tengah masih berlangsung dan memengaruhi harga minyak dunia.

Kepastian tersebut disampaikan Bahlil usai melaporkan perkembangan sektor energi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

"Tapi kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk di dalamnya adalah elpiji subsidi," ujar Bahlil.

Ia menjelaskan bahwa harga minyak mentah di pasar global masih berfluktuasi akibat ketidakpastian geopolitik, terutama karena konflik di Timur Tengah yang belum berakhir. Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan stok energi nasional tetap berada dalam kondisi aman.

Baca Juga: Bakom Resmi Gelar SNT di 17 Daerah Demi Pemerataan Mutu Pendidikan

"Tentang geopolitik, peperangan yang ada di Timur Tengah yang belum selesai, tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insyaallah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi elpiji. Namun harganya masih naik turun naik turun, di harga global juga demikian," kata dia.

Selain membahas kondisi pasokan energi, Bahlil juga melaporkan perkembangan impor minyak dari Rusia. Menurutnya, tahap pertama impor telah direalisasikan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia menegaskan impor tersebut akan terus dilakukan guna memastikan cadangan minyak tetap terjaga dan pasokan energi dalam negeri tidak mengalami kekurangan.

"Tujuannya adalah untuk menjaga cadangan kita jangan sampai terjadi kekurangan dan sekaligus memastikan bahwa energi dalam negeri kita bisa tersedia," imbuhnya.

x|close