Kebutuhan LNG Melonjak 50 Persen di 2029, Pertamina Diminta Genjot Produksi Dalam Negeri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Sep 2026, 14:11
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
BP BUMN dan Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) untuk terus meningkatkan produksi LNG dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. BP BUMN dan Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) untuk terus meningkatkan produksi LNG dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ntvnews.id, Jakarta - BP BUMN dan Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) untuk terus meningkatkan produksi LNG dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Pertamina menyampaikan bahwa kebutuhan LNG diproyeksikan semakin dominan setelah 2025. Pada 2029, porsi LNG diperkirakan akan mencapai lebih dari 50 persen dari keseluruhan pasokan gas.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menilai peningkatan kemampuan memasok LNG dari dalam negeri menjadi hal penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor.

“Yang paling penting ada progres. Artinya, kalau kebutuhan kita 50 persen, kita sudah bisa suplai dari dalam negeri,” ujar Dony dalam keterangan tertulis, Jumat 11 September 2026.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sebut 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel B50

Selain LNG, Pertamina juga tengah mengembangkan jaringan gas (jargas) dan compressed natural gas (CNG) yang akan disalurkan langsung ke rumah-rumah masyarakat.

Salah satu skema yang dikembangkan melalui mother station CNG ditargetkan dapat menyalurkan pasokan gas hingga melayani sekitar 12.000 rumah.

Dony mengapresiasi pengembangan jargas dan CNG tersebut yang dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor.

“Ini bisa menurunkan ketergantungan secara signifikan. Kombinasi antara jargas dan CNG ini luar biasa. Dampaknya terhadap kita signifikan, terutama untuk mengurangi impor dan ketergantungan kita terhadap LPG” ujar Dony.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga, Polda, dan Pemprov Sumbar Sidak Penyaluran BBM Subsidi

Penguatan produksi LNG dalam negeri serta pengembangan jargas dan CNG menjadi bagian dari langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi domestik.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap energi berbasis gas, tetapi juga menekan kebutuhan impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.

x|close