Revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya Dimulai, Pemerintah Perkuat Warisan Sejarah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jul 2026, 11:52
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (keempat kiri), Menteri Kebudayaan Fadli Zon (keempat kanan), Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha (ketiga kiri), dan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan (ketiga kanan) foto bersama pada Pencanangan Revitalisasi dan Penerapan Cagar Budaya Kawasan Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu, 26 Juli 2026 Menteri Koperasi Ferry Juliantono (keempat kiri), Menteri Kebudayaan Fadli Zon (keempat kanan), Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha (ketiga kiri), dan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan (ketiga kanan) foto bersama pada Pencanangan Revitalisasi dan Penerapan Cagar Budaya Kawasan Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu, 26 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Tasikmalaya - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon secara resmi mencanangkan revitalisasi kawasan Tugu Koperasi sekaligus penerapan status cagar budaya di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat fungsi kawasan bersejarah itu sebagai sarana edukasi sekaligus membangkitkan kembali semangat berkoperasi di Indonesia.

"Kita hari ini hadir menyaksikan pencanangan revitalisasi kawasan Tugu Koperasi dan bangunan koperasi tempat diselenggarakannya Kongres Pertama Koperasi tahun 1947, dan sekaligus juga penetapan tempat ini sebagai cagar budaya," kata Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono di Kota Tasikmalaya, Minggu.

Ferry menjelaskan, revitalisasi Tugu Koperasi beserta bangunan bersejarah tersebut merupakan tindak lanjut dari visi besar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali gerakan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Ia menuturkan, Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya memiliki nilai sejarah penting bagi bangsa Indonesia karena menjadi lokasi yang melatarbelakangi penetapan Hari Koperasi setiap 12 Juli. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen menjaga kawasan tersebut agar semangat berkoperasi terus tumbuh dan berkembang.

Baca Juga: Revitalisasi SDN Tanggirejo Dimulai, Hadirkan Harapan Baru bagi 131 Siswa

"Tempat ini bukan hanya sebagai tempat bersejarah, tapi akan kita jadikan sebagai tempat untuk kita mulai lagi gerakan koperasi, dan gerakan untuk membangkitkan kembali ekonomi rakyat sejalan dengan cita-cita besar Presiden Republik Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan revitalisasi lokasi Kongres Koperasi di Tasikmalaya akan dilakukan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan kawasan sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program nasional di bidang koperasi.

"Harapannya nanti mesin daerah-daerah koperasi bisa bersama-sama dengan daerah-daerah, swasta dan BUMN bisa lebih cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi di Tasikmalaya merupakan situs bersejarah yang layak dijaga karena menjadi titik awal lahirnya gerakan koperasi pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Mulai September, Prabowo Instruksikan Seluruh Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik kawasan, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan sejarah sehingga mampu menumbuhkan kembali semangat koperasi di tengah masyarakat.

"Ini tempat menjadi living heritage atau situs budaya yang hidup karena mungkin dari sinilah semangat koperasi tumbuh berkembang," katanya.

Di sisi lain, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa revitalisasi Tugu Koperasi memiliki makna penting sebagai warisan sejarah bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut diharapkan menjadi tempat pembelajaran sejarah koperasi bagi para pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, sekaligus berfungsi sebagai ruang pengembangan aktivitas ekonomi dan inkubasi.

"Bagaimana sejarah bangsa ini betul-betul bisa menumbuhkan semangat di anak-anak kita, di anak-anak SD kita, di anak-anak SMP kita, dan juga tempat ini menjadi tempat untuk aktivasi ekonomi dan inkubasi," katanya.

(Sumber: Antara)

x|close