Danantara Dorong Penguatan Ekonomi Ultra Mikro Lewat Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 14:42
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Danantara dukung penguatan ekonomi kerakyatan, tinjau langsung pemberdayaan nasabah PNM di Mojokerto. Danantara dukung penguatan ekonomi kerakyatan, tinjau langsung pemberdayaan nasabah PNM di Mojokerto. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kunjungan jajaran Komisaris Danantara Asset Management ke sejumlah lokasi layanan PNM di Mojokerto menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), lokasi usaha nasabah, hingga Ruang Pintar PNM. Kegiatan itu menunjukkan upaya Danantara dalam mendukung model bisnis PNM yang tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada perempuan prasejahtera.

Melalui kegiatan PKM, para nasabah mendapatkan pendampingan rutin, edukasi terkait pengelolaan usaha dan keuangan, serta kesempatan membangun jaringan sosial yang dapat membantu perkembangan usaha ultra mikro.

Di Mojokerto, program pemberdayaan PNM telah menjangkau puluhan ribu masyarakat. Hingga 30 Juni 2026, PNM tercatat melayani lebih dari 73 ribu nasabah aktif di wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto melalui 25 Unit Mekaar. Layanan tersebut didukung 352 Account Officer Pendamping yang mendampingi nasabah dalam 5.515 kelompok mingguan.

Baca JugaDanantara Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Tinjau Langsung Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto

Secara nasional, PNM telah melayani lebih dari 23,3 juta masyarakat prasejahtera melalui lebih dari 40 ribu Account Officer. Layanan tersebut tersebar melalui 4.655 kantor, termasuk 58 cabang yang berada di 36 provinsi di Indonesia.

Mayoritas nasabah PNM di Mojokerto menjalankan usaha pada sektor perdagangan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Selain itu, terdapat pula nasabah yang bergerak di sektor pertanian, jasa, dan industri rumahan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemberian pembiayaan yang disertai pendampingan dapat membantu memperkuat ekonomi keluarga serta mendorong pertumbuhan usaha produktif di tingkat masyarakat.

Salah satu nasabah PNM Mekaar, Sulikah, membagikan pengalaman dalam mengembangkan usaha bakso yang kini menjadi sumber pendapatan keluarganya. Sebelum bergabung dengan PNM Mekaar, Sulikah hanya menjual jajanan anak-anak dari rumah. Setelah memperoleh pendampingan dan pemberdayaan, usahanya berkembang menjadi warung bakso dengan berbagai pilihan menu seperti gorengan dan minuman.

Baca JugaDanantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional

Selain melihat aktivitas usaha nasabah, rombongan Komisaris Danantara juga mengunjungi Ruang Pintar PNM Majada Al-Hidayah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya PNM mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga nasabah binaan.

Ruang Pintar PNM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi nasabah sekaligus masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan informal.

Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan PNM tidak hanya berfokus pada pemberian modal usaha, tetapi juga memperhatikan aspek pendidikan dan masa depan keluarga nasabah.

Kegiatan kunjungan Komisaris Utama bersama jajaran Komisaris Danantara Asset Management ini menjadi bentuk sinergi dalam membangun ekosistem usaha ultra mikro yang menggabungkan akses permodalan dengan pendampingan berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, PNM optimistis semakin banyak perempuan pelaku usaha ultra mikro dapat mengembangkan bisnisnya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Yang kami apresiasi dari PNM bukan hanya pembiayaannya. Ada kepedulian yang nyata melalui Ruang Pintar dan perhatian terhadap lingkungan sekitar nasabah, sehingga pemberdayaan benar-benar terasa menyeluruh,” ujar Komisaris Utama Danantara Asset Management Rabin Indrajad dalam keterangannya, Rabu, 22 Juli 2026.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PNM Sunar Basuki menyampaikan bahwa pemberdayaan menjadi bagian utama dari seluruh layanan yang diberikan PNM kepada masyarakat.

"Pemberdayaan bukan sekadar program pendamping, tetapi inti dari setiap langkah yang PNM lakukan. Kami ingin memastikan setiap nasabah merasakan manfaat yang nyata, mulai dari meningkatnya kapasitas usaha, bertambahnya kepercayaan diri, hingga hadirnya harapan baru bagi keluarga mereka. Dukungan Danantara menjadi penguat agar manfaat ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan prasejahtera dan semakin memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan," jelas Sunar.

(Sumber: Antara)

x|close