Menkop Sebut KDKMP Akan Jadi Sentra Penyaluran Subsidi dan Penggerak Ekonomi Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 17:05
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat diwawancarai oleh para awak media di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat, 17 Juli 2026 Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat diwawancarai oleh para awak media di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat, 17 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Cimahi - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dipersiapkan menjadi pusat distribusi berbagai komoditas bersubsidi dari pemerintah sekaligus sebagai penggerak aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Saat melakukan kunjungan ke Cimahi, Jawa Barat, Jumat, 17 Juli 2026, Ferry menjelaskan bahwa berbagai barang subsidi, seperti gas elpiji 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, hingga minyak goreng, nantinya akan disalurkan melalui KDKMP.

"Perlu diketahui bahwa Bapak Presiden kemarin pada saat Hari Koperasi Nasional sudah membuat keputusan bahwa seluruh barang-barang bersubsidi, gas 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, minyak goreng, semua disalurkan melalui KDKMP," katanya.

Menurut Ferry, kebijakan tersebut menjadi strategi pemerintah dalam memperkuat posisi koperasi sebagai bagian penting perekonomian nasional. Langkah itu juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Menkop Tekankan Keberlanjutan Jadi Kunci Pengembangan Koperasi

Ia menambahkan, KDKMP juga akan menjadi saluran berbagai program pemerintah pusat, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan sosial (bansos), dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

"Seluruh program-program pemerintah pusat, termasuk di dalamnya BLT, bansos, bantuan pangan non-tunai, itu juga akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Tak hanya berfungsi sebagai penyalur bantuan pemerintah, KDKMP juga diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa. Perannya mencakup penjualan kebutuhan pokok, pengembangan produk UMKM lokal, layanan keuangan mikro, fasilitas pergudangan, hingga distribusi logistik.

Ferry menjelaskan koperasi tersebut juga akan menjadi tempat penyimpanan hasil produksi masyarakat, baik dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun kerajinan. Selain itu, KDKMP akan menyediakan sarana produksi yang dibutuhkan masyarakat desa.

Baca Juga: Menkop: KDKMP Akan Menjadi Mitra Penyaluran KUR

"Kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah melaksanakan kegiatan keuangan mikro, pergudangan, dan kegiatan usaha produktif yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa dan kelurahan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ferry juga menyampaikan bahwa skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpotensi dilakukan melalui KDKMP. Upaya tersebut akan didukung dengan mendorong perbankan membuka layanan jasa keuangan di koperasi desa maupun kelurahan.

Ia menilai pelibatan KDKMP dalam distribusi berbagai program pemerintah sekaligus penguatan ekonomi desa akan memangkas rantai distribusi yang panjang dan mengurangi potensi bantuan tidak tepat sasaran.

Baca juga: Menkop Nilai Pengelolaan Tambang Lebih Tepat Dilakukan Koperasi Berpengalaman

"Ini adalah keputusan yang akan menentukan arah sistem dan praktik ekonomi kita karena itu akan memutus mata rantai distribusi yang berkepanjangan," katanya.

Ferry berharap KDKMP dapat menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, koperasi diharapkan kembali berperan sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional bersama badan usaha milik negara (BUMN) dan sektor swasta.

(Sumber: Antara)

x|close