BAKTI Komdigi Tambah 3 Lokasi BTS di Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Total Jadi 14 Titik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jul 2026, 19:03
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
BAKTI Komdigi dan Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih menandatangani adendum PKS untuk penambahan tiga lokasi BTS BAKTI di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih BAKTI Komdigi dan Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih menandatangani adendum PKS untuk penambahan tiga lokasi BTS BAKTI di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Ntvnews.id, Jakarta - BAKTI Komdigi bersama Balai Besar Taman Nasional (BBTN) Teluk Cenderawasih resmi menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai tindak lanjut atas persetujuan penambahan tiga lokasi Base Transceiver Station (BTS) BAKTI di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah BTS BAKTI yang beroperasi di kawasan konservasi itu bertambah dari sebelumnya 11 lokasi menjadi 14 lokasi. Demikian dilansir dari unggahan akun Instagram resmi BAKTI Komdigi, Rabu, 15 Juli 2026.

Tiga lokasi baru yang akan mendapatkan layanan BTS BAKTI berada di Desa Niap, Desa Menarbu, dan Desa Sariai. Kehadiran infrastruktur telekomunikasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses konektivitas digital bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Baca Juga: BAKTI Komdigi Jelaskan Perbedaan BTS 4G, SATRIA-1, dan Palapa Ring, Jangan Sampai Keliru

Penandatanganan adendum PKS ini juga menjadi bentuk penguatan komitmen antara BAKTI Komdigi dan Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih dalam mendukung penyediaan layanan telekomunikasi di wilayah konservasi.

Meski demikian, pembangunan dan pengoperasian BTS tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip pengelolaan kawasan konservasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan upaya pelestarian lingkungan.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan konektivitas digital yang lebih inklusif bagi masyarakat di kawasan konservasi, sekaligus mendukung pemerataan akses komunikasi di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan layanan telekomunikasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BAKTI KOMDIGI (@bakti.komdigi)

x|close