Menko PM Perkuat Akses Permodalan Rakyat dengan Akad Massal KUR untuk 1.000 UMKM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 09:45
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menko Muhaimin Iskandar Menko Muhaimin Iskandar (Dokumentasi )

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menghadiri kegiatan Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan dan memperkuat ekonomi rakyat.

Terselenggaranya akad massal KUR yang dinilai menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional.

Menko PM mengaku bangga melihat tingginya antusiasme para pelaku UMKM dalam akad massal KUR tersebut. Ia optimistis akses pembiayaan yang semakin luas akan mendorong UMKM Bali tumbuh lebih kuat dan naik kelas.

“Saya sangat bangga bisa menyaksikan akad massal KUR di Bali dengan penuh semangat. Angkanya tidak main-main, besar semuanya. Saya yakin dengan KUR ini ekonomi UMKM Bali akan semakin bangkit dan naik kelas,” ujar Menko Muhaimin, 14 Mei 2026.

Menurutnya, Bali telah menunjukkan contoh pembangunan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif yang tumbuh secara kolaboratif. Karena itu, pemerintah ingin menjadikan Bali sebagai model pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di berbagai daerah Indonesia.

“Kita ingin ekosistem ekonomi yang menumbuhkembangkan UMKM dan ekonomi kreatif di Bali ini terus diperbanyak dan menjadi contoh di seluruh provinsi di tanah air,” katanya.

Menko PM juga mengajak seluruh kementerian dan lembaga, sektor perbankan, lembaga jasa keuangan, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM nasional.

Menko Muhaimin menekankan bahwa mayoritas pelaku UMKM membutuhkan akses pendanaan untuk mengembangkan usaha secara produktif, bukan untuk disalahgunakan. Karena itu, dukungan perbankan harus terus diperkuat dengan pendekatan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan riil pelaku usaha.

Selain akses pembiayaan, Menko PM juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk dan jasa kreatif agar UMKM Indonesia mampu mempertahankan kepercayaan pasar.

“Kita mengajak UMKM untuk terus menjaga kualitas produk dan jasa kreatifnya agar pasar tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor agar UMKM dan ekonomi kreatif tidak hanya mendapatkan fasilitas pembiayaan, tetapi juga tumbuh melalui dukungan riset dan inovasi.

“Riset-riset yang ada harus bisa membuka jalan bagi UMKM kita menelusuri langkah sukses dan mempercepat pertumbuhan usahanya,” katanya.

Pada momentum yang sama, pemerintah melalui Kementerian UMKM juga melakukan _soft launching_ sistem pelayanan terpadu satu pintu bagi UMKM nasional bertajuk SAPA UMKM.

Program tersebut dikembangkan sebagai platform layanan terpadu yang memungkinkan pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan, pemasaran, pelatihan, hingga layanan pembukuan dan keuangan dalam satu sistem yang terintegrasi.

“Tapi prinsipnya, saya ingin sampaikan bahwa sistem ini diarahkan dan didorong oleh pemerintah di era kepemimpinan Pak Prabowo untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada seluruh usaha mikro, kecil, dan menengah di tanah air,” ucap Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Melalui penguatan akses pembiayaan, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi layanan UMKM, pemerintah berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dapat terus tumbuh, naik kelas, dan menjadi fondasi utama ketahanan ekonomi nasional.

x|close