Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond Bulan Depan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 23:45
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bond terealisasi Juni 2026. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bond terealisasi Juni 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bond terealisasi Juni 2026.

Purbaya telah menerima laporan dari Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Suminto yang dijadwalkan segera bertolak ke China.

"Mungkin bulan depan, tetapi Pak Suminto sudah mengajak saya ke China,” ucap Purbaya, Rabu 6 Mei 2026.

Penerbitan Panda Bond ini bertujuan untuk memperkuat struktur pembiayaan negara agar tidak bergantung pada satu sumber, khususnya dari negara tertentu. 

Baca juga: Purbaya Puji Strategi Presiden Prabowo, Percepatan Belanja Untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Hingga 31 Maret 2026, realisasi pembiayaan anggaran tercatat mencapai Rp257,4 triliun, terdiri dari pembiayaan utang sebesar Rp258,7 triliun dan pembiayaan non-utang Rp1,3 triliun.

"Kita tetap diversifikasi supaya nggak tergantung ke pembiayaan Amerika Serikat atau negara-negara barat,” tambahnya.

Purbaya menilai China memiliki likuiditas yang besar serta pasar keuangan yang mampu menyerap instrumen utang Indonesia. 

Selain itu, imbal hasil (yield) yang ditawarkan pasar China dinilai kompetitif, berada di kisaran 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Selain itu, pasar keuangan China juga menawarkan imbal hasil (yield) kompetitif dengan rentang 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Kemudian pasar China menaruh kepercayaan yang cukup kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia, sehingga penilaiannya tak rentan terpengaruh oleh peringkat kredit.

Baca juga: Dony Oskaria Sebut Menkeu Purbaya Restui Penghapusan Pajak untuk BUMN

Dalam hal ini, Purbaya telah bertemu dengan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam penerbitan Panda Bond.

Sebagai bagian dari kerja sama timbal balik, pemerintah Indonesia juga membuka peluang bagi China untuk menerbitkan surat utang di pasar domestik. 

Opsi ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Purbaya dan Menteri Keuangan China, Lan Fo’an, di sela IMF-World Bank Spring Meetings 2026 yang berlangsung pada 13–17 April di Washington, DC, Amerika Serikat (AS).

x|close