Toyota Siapkan Mesin Hybrid Baru, Diklaim Lebih Hemat BBM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Okt 2026, 10:10
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Ilustrasi. Toyota berpartisipasi dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. (Foto: Adiantoro/NTV) Ilustrasi. Toyota berpartisipasi dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. (Foto: Adiantoro/NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Toyota tengah menyiapkan teknologi hybrid generasi terbaru yang diklaim mampu menghemat konsumsi bensin hingga 15% dibandingkan model sejenis saat ini.

Teknologi tersebut menjadi bukti bahwa Toyota masih melihat mobil hybrid sebagai bagian penting dari masa depan industri otomotif. Seperti dilaporkan Carscoops, Kamis (29/10/2026), salah satu teknologi andalannya adalah mesin bensin 1.5L empat silinder segaris (inline-4).

Mesin ini dirancang khusus untuk mendukung elektrifikasi dan dapat digunakan pada mobil hybrid maupun plug-in hybrid (PHEV). Toyota juga mengonfirmasi bahwa mesin 1.5L naturally aspirated tersebut akan menggantikan mesin 1.5L tiga silinder dan 1.8L empat silinder yang saat ini digunakan pada sejumlah modelnya.

Untuk meningkatkan efisiensi, Toyota turut mengembangkan motor listrik dengan ukuran lebih ringkas dan bobot lebih ringan. Langkah ini membantu mengurangi bobot keseluruhan sistem penggerak.

Namun, penghematan bahan bakar terbesar diklaim berasal dari sejumlah penyempurnaan teknis, seperti pengurangan gesekan mekanis, pengelolaan suhu mesin yang lebih baik, penekanan kehilangan energi listrik, serta peningkatan aerodinamika kendaraan.

Selain mesin 1.5L, Toyota juga menyiapkan mesin 2.0L empat silinder yang diperkenalkan pada 2024. Kedua mesin tersebut diperkirakan mulai masuk pasar pada 2027. Menariknya, teknologi ini tidak hanya akan digunakan untuk kendaraan Toyota.

Mengutip Automotive News, perusahaan memperkirakan dapat memperoleh pendapatan hingga US$1,7 miliar per tahun dari penjualan sistem penggerak hybrid generasi terbaru kepada produsen otomotif lain.

Meski belum mengungkapkan nama mitranya, Subaru dan Mazda berpeluang menjadi bagian dari kerja sama tersebut. Keduanya diketahui telah membentuk aliansi pengembangan teknologi powertrain pada 2024.

Toyota Siapkan Satu Platform untuk Hybrid dan Mobil Listrik

Selain mengembangkan mesin baru, Toyota juga memaparkan strategi platform multi-jalur untuk kendaraan masa depan. Melalui strategi ini, Toyota berencana menggunakan platform yang sama untuk kendaraan hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik murni (EV).

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi pengembangan kendaraan. Penggunaan platform bersama juga memungkinkan pabrik lebih fleksibel dalam menyesuaikan jumlah produksi setiap jenis kendaraan sesuai permintaan pasar.

Toyota memastikan strategi tersebut tidak akan mengorbankan kualitas maupun ruang kabin. Mobil hybrid dan EV yang dibangun menggunakan platform serupa nantinya akan memiliki ruang interior serta siluet desain yang sama.

Bahkan, penggunaan mesin dan sistem hybrid yang lebih ringkas memungkinkan kap mesin dibuat lebih rendah. Hal ini memberikan keleluasaan bagi desainer untuk menciptakan proporsi kendaraan yang lebih dinamis.

Dalam ilustrasi yang diperlihatkan Toyota, ketiga jenis kendaraan memiliki bentuk bodi serupa. Perbedaannya terletak pada penempatan komponen utama, seperti baterai pada EV, baterai dan sistem penggerak pada PHEV, serta paket hybrid yang lebih ringkas.

Hybrid Masih Jadi Andalan Toyota

Meski perkembangan mobil listrik semakin pesat, Toyota menilai teknologi hybrid masih memiliki peran besar dalam transisi menuju kendaraan rendah emisi.

Perusahaan asal Jepang tersebut juga menyebut mesin hybrid terbarunya dikembangkan agar dapat menggunakan bahan bakar terbarukan dan bahan bakar netral karbon. Dengan begitu, teknologi mesin pembakaran internal masih berpeluang digunakan lebih lama.

Strategi ini sejalan dengan pendekatan Toyota yang tidak hanya mengandalkan kendaraan listrik murni, tetapi juga mengembangkan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi.

Dengan efisiensi bahan bakar yang diklaim meningkat hingga 15%, mesin hybrid generasi terbaru Toyota berpotensi menjadi salah satu teknologi penting yang akan diperkenalkan mulai 2027.