Usai Debut di Jakarta, Teknologi AI Omoda dan Jaecoo Naik ke Panggung Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 10:40
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Omoda dan Jaecoo akan menguji teknologi parkir otomatis dan kecerdasan buatan (AI) kendaraan dalam ajang International User Summit di China pada 19-21 Oktober 2026. (Foto: Dok/Istimewa) Omoda dan Jaecoo akan menguji teknologi parkir otomatis dan kecerdasan buatan (AI) kendaraan dalam ajang International User Summit di China pada 19-21 Oktober 2026. (Foto: Dok/Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Omoda dan Jaecoo akan menguji teknologi parkir otomatis dan kecerdasan buatan (AI) kendaraan dalam ajang International User Summit di China pada 19-21 Oktober 2026. 

Dua teknologi yang menjadi sorotan adalah Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super Intelligent AI Space (SIAS).

Keduanya sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik melalui debut global di Indonesia. Kini, Omoda dan Jaecoo membawa teknologi tersebut ke Super Intelligent Experience Lab untuk menguji kemampuannya dalam menghadapi situasi berkendara nyata.

SIVP, Mobil Bisa Parkir dan Menjemput Pengguna

SIVP pada Jaecoo J7 SHS-P diperkenalkan di Indonesia melalui Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, setelah menjalani pengujian di sejumlah area parkir Jakarta.

Teknologi ini memiliki dua fungsi utama, yakni Smart Parking untuk mencari ruang dan memarkir kendaraan secara otomatis serta Smart Summon yang memungkinkan pengguna memanggil mobil ke titik penjemputan.

SIVP didukung 27 sensor, terdiri dari tiga radar gelombang milimeter, 11 kamera, 12 radar ultrasonik, dan satu LiDAR DToF. Saat beroperasi, kecepatan kendaraan dibatasi maksimal 10 km/jam.

Dalam Super Intelligent Experience Lab, sistem tersebut akan diuji melalui berbagai skenario, termasuk pemanggilan kendaraan dari jarak jauh, parkir di area rumit, dan penghindaran rintangan.

"GIIAS menjadi langkah awal bagi kami untuk memperkenalkan SIVP kepada masyarakat Indonesia. Ke depan, fokus kami bukan hanya memperkenalkan teknologinya, tetapi juga memastikan SIVP dapat memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari," ujar Ryan Ferdiean, Head of Product Omoda dan Jaecoo Indonesia.

Baca Juga: Omoda X Siap Debut Global, Padukan Gaya Sportscar dengan Karakter Off-Road

Omoda dan Jaecoo akan menguji teknologi parkir otomatis dan kecerdasan buatan (AI) kendaraan dalam ajang International User Summit di China pada 19-21 Oktober 2026. (Foto: Dok/Istimewa) Omoda dan Jaecoo akan menguji teknologi parkir otomatis dan kecerdasan buatan (AI) kendaraan dalam ajang International User Summit di China pada 19-21 Oktober 2026. (Foto: Dok/Istimewa)

SIAS, AI yang Memahami Kebutuhan Pengguna

Selain parkir otomatis, Omoda & Jaecoo akan menguji SIAS yang dikembangkan dari konsep Super AI Cockpit pada Omoda O4. Teknologi kokpit berbasis AI tersebut menjalani debut global di Jakarta pada 27 Juli 2026.

Super AI Cockpit menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung large language model (LLM) dan 10 AI Agent. Sistem ini dirancang agar kendaraan tidak sekadar menjalankan perintah, tetapi juga memahami maksud dan kebiasaan pengguna.

Pengembangannya mencakup empat aspek, yaitu pemahaman maksud pengguna, kebiasaan, emosi, dan tren. Fitur yang dikembangkan meliputi pemahaman bahasa alami, pemrosesan beberapa perintah sekaligus, rekomendasi personal, hingga AI virtual pet.

Melalui SIAS, Omoda dan Jaecoo ingin menghadirkan interaksi yang lebih alami antara pengemudi dan kendaraan. Sistem ini akan diuji untuk melihat kemampuannya memahami instruksi, menangkap maksud di balik percakapan, serta memberikan respons yang sesuai kebutuhan.

Menggabungkan Kecerdasan dan Kenyamanan

SIVP dan SIAS mewakili dua pendekatan teknologi kendaraan cerdas: kemampuan bertindak secara otomatis dan kemampuan memahami penggunanya.

Melalui Super Intelligent Experience Lab pada 19-21 Oktober 2026, Omoda dan Jaecoo akan memperlihatkan bagaimana kedua teknologi tersebut bekerja dalam skenario nyata di hadapan media dan tamu internasional.

Pengujian ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan pengalaman mobilitas yang lebih praktis, personal, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna modern.

x|close