Honda Gaspol di Pasar Mobil Hybrid, 15 Model Disiapkan hingga 2030

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Okt 2026, 17:05
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Prototipe sedan hybrid Honda. (Foto: Honda Via Insideevs) Prototipe sedan hybrid Honda. (Foto: Honda Via Insideevs)

Ntvnews.id, Jakarta - Honda mulai mengalihkan fokus ke kendaraan hybrid setelah menghentikan proyek mobil listrik Seri 0 yang menimbulkan kerugian miliaran dolar. 

Kini, pabrikan asal Jepang tersebut tengah mempercepat pengembangan sistem hybrid generasi terbaru yang disebut Honda Hybrid.

Dikutip dari Insideevs, Selasa (13/10/2026), mobil pertama dengan teknologi ini dijadwalkan meluncur pada 2027. 

Honda juga menargetkan peluncuran sedikitnya 15 model baru secara global hingga akhir tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2030.

Sebagian besar model hybrid terbaru tersebut akan menyasar pasar Amerika Utara. Honda mengembangkan arsitektur kendaraan baru yang diklaim mampu meningkatkan kekakuan bodi sekaligus mengurangi bobot kendaraan.

Tak hanya itu, Honda juga tengah menyiapkan sistem penggerak semua roda elektrik atau electric all-wheel drive (e-AWD). Teknologi ini berpotensi menjadi salah satu fitur penting dalam pengembangan mobil hybrid generasi berikutnya.

Teknologi e-AWD Jadi Andalan Baru Honda

Meski detail teknisnya belum diungkap secara lengkap, sistem e-AWD umumnya memanfaatkan motor listrik di bagian belakang yang bekerja secara terpisah dari mesin dan transmisi di bagian depan.

Konfigurasi tersebut memungkinkan roda belakang digerakkan oleh motor listrik tanpa memerlukan hubungan mekanis langsung dengan mesin utama. Teknologi serupa digunakan pada sejumlah mobil plug-in hybrid Volvo.

Namun, penerapannya pada mobil hybrid konvensional memiliki tantangan tersendiri. Kapasitas baterai mobil hybrid biasa umumnya jauh lebih kecil dibandingkan baterai pada plug-in hybrid.

Karena itu, kemampuan mobil untuk melaju hanya menggunakan tenaga listrik diperkirakan tetap terbatas. Sistem ini lebih berpotensi mendukung efisiensi bahan bakar sekaligus meningkatkan kemampuan penyaluran tenaga ke roda.

Honda sendiri menegaskan bahwa efisiensi bahan bakar dan kenikmatan berkendara menjadi dua prioritas utama dalam pengembangan sistem hybrid terbarunya.

Baca Juga: BMW Goda Penggemar dengan Motor Sport 450 cc Baru, Meluncur 15 Oktober?

Efisiensi Bahan Bakar Diklaim Meningkat 30 Persen

Saat memperkenalkan rencana sistem hybrid generasi berikutnya pada tahun lalu, Honda mengungkapkan pengembangan mesin V6 baru yang akan dipadukan dengan motor listrik dan baterai lithium-ion yang ditingkatkan.

Kombinasi tersebut direncanakan untuk SUV berukuran penuh yang dipasarkan di Amerika Serikat. Honda menargetkan efisiensi bahan bakar hingga 30 persen lebih baik dibandingkan SUV sekelas yang tidak menggunakan sistem hybrid.

Selain SUV berukuran penuh, Honda juga menyiapkan model hybrid berukuran menengah. Sejumlah model populer, seperti CR-V dan Civic, berpotensi mendapatkan pembaruan melalui strategi tersebut.

Meski demikian, detail mengenai model yang akan menggunakan sistem hybrid terbaru ini masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Honda.

Mengandalkan Pengembangan Teknologi e

Sistem Honda Hybrid generasi baru dikembangkan berdasarkan konfigurasi e yang saat ini digunakan perusahaan. Teknologi tersebut menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan generator untuk mengoptimalkan penggunaan energi.

Dalam sistem ini, generator dapat menghasilkan listrik untuk mengisi baterai tegangan tinggi saat kendaraan melambat. Sementara itu, motor listrik dapat menggerakkan roda depan secara mandiri atau bekerja bersama mesin bensin, bergantung pada kondisi berkendara.

Mesin pembakaran internal juga dapat menyalurkan tenaga langsung ke roda dalam kondisi tertentu tanpa bantuan motor listrik.

Pengembangan generasi terbaru diharapkan membuat sistem tersebut semakin efisien sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik.

Strategi Hybrid Setelah Proyek Mobil Listrik Dihentikan

Peralihan fokus ke kendaraan hybrid menjadi langkah penting bagi Honda setelah perusahaan menghentikan proyek mobil listrik Seri 0. Pembatalan proyek tersebut dilaporkan menyebabkan kerugian sekitar US$9 miliar.

Di tengah perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi, Honda kini berupaya memperkuat posisinya melalui teknologi hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan tenaga listrik.

Dengan rencana menghadirkan sedikitnya 15 model baru hingga 2030, Honda berharap dapat menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus meningkatkan efisiensi kendaraan tanpa sepenuhnya bergantung pada mobil listrik berbasis baterai.

Namun, keberhasilan strategi ini akan bergantung pada kemampuan Honda menghadirkan teknologi hybrid yang kompetitif, efisien, dan tetap menawarkan pengalaman berkendara sesuai kebutuhan konsumen.

 

x|close