Harley-Davidson X 350 dan X 500 Disetop di Jepang, Ini Alasannya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 10:03
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Harley-Davidson menghentikan penjualan dua model motor kelas menengahnya, X 350 dan X 500, di pasar Jepang. (Foto: RideApart) Harley-Davidson menghentikan penjualan dua model motor kelas menengahnya, X 350 dan X 500, di pasar Jepang. (Foto: RideApart)

Ntvnews.id, Jakarta - Harley-Davidson mengambil langkah mengejutkan di pasar Jepang dengan menghentikan penjualan dua motor kelas menengahnya, X 350 dan X 500.

Kedua model tersebut akan ditarik dari pasar setelah seluruh stok yang tersedia di dealer resmi habis. Keputusan ini membuat Harley-Davidson X 350 menjadi salah satu model yang hanya memiliki masa edar relatif singkat di Jepang.

Padahal, motor tersebut sebelumnya mendapat perhatian karena menawarkan desain bergaya tracker, kapasitas mesin yang lebih kecil, serta harga dan karakter berkendara yang lebih mudah diakses dibandingkan lini Harley-Davidson berkapasitas besar.

Seperti dilaporkan RideApart, Senin (5/10/2026), Harley-Davidson X 350 sendiri dikembangkan melalui kerja sama dengan QJMotor dan sejak awal ditujukan terutama untuk pasar Asia.

Model ini juga menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memasuki dunia Harley-Davidson tanpa harus langsung menggunakan motor dengan mesin berkapasitas besar.

Di Jepang, X 350 memiliki keunggulan tersendiri. Sistem perizinan sepeda motor bertingkat di negara tersebut membuat X 350 dapat dikendarai menggunakan SIM sepeda motor standar.

Artinya, pengendara tidak membutuhkan lisensi untuk sepeda motor berkapasitas lebih besar. Sementara itu, X 500 berada satu tingkat di atasnya dengan kapasitas mesin yang lebih besar.

Keduanya selama ini menjadi bagian dari upaya Harley-Davidson memperluas pasar di luar segmen motor besar yang selama ini menjadi identitas utama merek asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Namun, strategi itu kini tampaknya berubah. Harley-Davidson Jepang menginformasikan bahwa X 350 dan X 500 akan dihentikan dari pasar Jepang.

Dealer resmi masih akan menjual unit yang tersisa hingga stok habis, tetapi setelah itu kedua model tersebut tidak lagi tersedia sebagai produk baru di Jepang.

Penjualan Sepeda Motor Jepang Terus Menurun

Harley-Davidson tidak secara spesifik menyebut alasan penghentian X 350 dan X 500. Meski demikian, kondisi pasar sepeda motor Jepang dalam beberapa tahun terakhir dapat menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan.

Data dari Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) menunjukkan adanya tren penurunan pendaftaran sepeda motor baru di Jepang.

Jika dibandingkan sejak Juli 2023 hingga data Juli 2026, penurunan terlihat baik pada pasar sepeda motor secara keseluruhan maupun segmen motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc.

Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan bagi produsen, terutama untuk model yang berada di segmen dengan volume penjualan dan margin keuntungan yang lebih terbatas.

Memang belum ada data yang menunjukkan secara pasti seberapa besar kontribusi X 350 dan X 500 terhadap penjualan Harley-Davidson di Jepang.

Karena itu, penurunan penjualan sepeda motor tidak bisa secara langsung disebut sebagai penyebab penghentian kedua model tersebut.

Namun, jika sebuah produsen harus menyederhanakan lini produknya ketika pasar sedang melemah, model dengan volume penjualan atau margin keuntungan yang lebih rendah berpotensi menjadi salah satu yang lebih dulu dievaluasi.

Bagi Harley-Davidson, penghentian X 350 dan X 500 di Jepang menjadi sinyal menarik mengenai tantangan yang dihadapi produsen motor besar ketika mencoba masuk ke segmen berkapasitas lebih kecil.

Kini, konsumen Jepang yang menginginkan Harley-Davidson dengan kapasitas mesin relatif kecil harus memanfaatkan kesempatan terakhir untuk mendapatkan X 350 atau X 500 sebelum stok di dealer benar-benar habis.

 

x|close