2CV Comeback! Citroen Siapkan Mobil Listrik Retro di Bawah Rp300 Juta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Okt 2026, 13:20
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Citroen akan memperkenalkan 2CV terbaru sebagai mobil konsep di Paris Motor Show pada 11 Oktober 2026. (Foto: Istimewa via Carscoops) Citroen akan memperkenalkan 2CV terbaru sebagai mobil konsep di Paris Motor Show pada 11 Oktober 2026. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Ntvnews.id, Jakarta - Citroen bersiap menghidupkan kembali salah satu mobil paling ikonik dalam sejarahnya, Citroen 2CV.

Setelah 36 tahun berhenti diproduksi, nama legendaris tersebut akan kembali dalam wujud mobil listrik perkotaan yang mengusung desain retro, tetapi dibekali teknologi modern.

Dikutip dari Carscoops, Senin (5/10/2026), Citroen akan memperkenalkan 2CV terbaru sebagai mobil konsep di Paris Motor Show pada 11 Oktober 2026. Versi produksinya diperkirakan menyusul pada 2028.

Kehadiran kembali 2CV sebenarnya sudah dikonfirmasi Citroen sejak awal 2026, setelah bertahun-tahun rumor mengenai kebangkitan model tersebut. Kini, Citroen akhirnya membawa kembali ikon lamanya untuk bersaing di tengah semakin berkembangnya pasar mobil listrik berharga terjangkau di Eropa.

Kembalinya 2CV juga mengikuti tren sejumlah produsen yang menghidupkan kembali model legendaris mereka dalam format modern, seperti Fiat 500 dan Volkswagen Beetle. Menjelang debutnya di Paris, Citroen mulai membagikan sejumlah teaser 2CV melalui media sosial. Direktur Desain Citroen, Pierre Leclercq, turut membagikan gambar tersebut melalui akun pribadinya.

Dari teaser yang beredar, terlihat sejumlah elemen desain yang terinspirasi langsung dari 2CV klasik. Kap mesin tampil dengan lekukan khas, sementara lampu depan LED berbentuk setengah lingkaran menonjol dari fender yang membulat.

Desain retro juga terlihat pada gagang pintu dan pelek. Lampu sein ditempatkan pada pilar C, sementara teaser sebelumnya memperlihatkan siluet bodi yang mengingatkan pada 2CV generasi pertama. Citroen juga memberikan sentuhan modern melalui penggunaan emblem double chevron yang menyala di bagian depan.

"Konsep ini menghidupkan kembali ikon merek dan membawa semangat 2CV ke dunia modern untuk membuat mobilitas lebih sederhana, lebih mudah diakses, lebih manusiawi, dan lebih menarik," kata Citroen.

Mobil Listrik Kota dengan Harga Terjangkau

Meski belum mengungkap spesifikasi teknis lengkap, Citroen memastikan konsep 2CV terbaru menggunakan sistem penggerak listrik sepenuhnya. Mobil ini diperkirakan berukuran lebih kecil dibandingkan Citroen C3 dan akan mengisi posisi sebagai penerus spiritual Citroen C1 dan C2 yang telah dihentikan produksinya.

Salah satu daya tarik utama 2CV baru adalah harganya. CEO Citroen, Xavier Chardon, sebelumnya mengungkapkan bahwa versi produksi ditargetkan memiliki harga di bawah 15.000 euro atau sekitar Rp300 juta (dengan kurs Rp20.070 per euro) sebelum subsidi.

Jika target tersebut terealisasi, 2CV baru akan menjadi salah satu mobil Citroen paling terjangkau di Eropa. Model ini juga akan berada di atas Citroen Ami yang masuk kategori kendaraan roda empat berat dengan aturan berbeda.

Baca Juga: Mazda Gaspol Mobil Listrik, Siapkan SUV EV Baru Berbasis Changan

Citroen disebut tengah menyiapkan platform khusus untuk kendaraan listrik murah. Platform tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan regulasi Uni Eropa yang mendorong kehadiran mobil listrik berharga lebih terjangkau.

Platform serupa kabarnya juga akan dimanfaatkan untuk model Fiat di masa mendatang. Strategi tersebut melanjutkan kerja sama platform yang sebelumnya terlihat pada Citroen C3 dan Fiat Grande Panda.

Siap Bersaing di Segmen EV Murah

Jika meluncur sesuai rencana, Citroen 2CV listrik akan masuk ke segmen kendaraan listrik perkotaan dengan harga relatif terjangkau. Model ini diproyeksikan bersaing dengan sejumlah mobil listrik kecil yang dipasarkan di Eropa, termasuk Dacia Spring dan berbagai model baru yang tengah dipersiapkan produsen otomotif.

Harga di bawah Rp300 juta akan menjadi senjata utama Citroen untuk menarik konsumen yang menginginkan mobil listrik sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Strategi tersebut sekaligus menghidupkan kembali filosofi 2CV klasik: menawarkan kendaraan yang sederhana, praktis, mudah digunakan, dan dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.

Warisan Ikonik Citroen 2CV

Citroen 2CV pertama kali diperkenalkan pada Paris Motor Show 1948. Namun, konsep mobil tersebut sebenarnya telah dikembangkan sejak era 1930-an. 2CV dirancang sebagai kendaraan sederhana yang mampu membawa dua petani, muatan hingga 50 kilogram, atau sekeranjang telur melewati jalan dan lahan pertanian dengan tetap menjaga muatan di dalamnya.

Mobil tersebut kemudian dikenal dengan berbagai julukan, termasuk "payung di atas roda", berkat karakter desainnya yang sederhana dan unik. Nama 2CV berasal dari istilah tenaga pajak Prancis, yang pada awalnya mengacu pada kapasitas dan kategori mesin kendaraan.

Selama masa produksinya yang mencapai sekitar 42 tahun, Citroen terus melakukan berbagai penyempurnaan tanpa menghilangkan karakter utama 2CV. Desain bodi khas dan sistem suspensi yang unik menjadi bagian dari identitas mobil tersebut.

Produksi 2CV akhirnya berakhir pada 1990. Selama masa hidupnya, Citroen mencatat produksi sekitar 5,1 juta unit 2CV di seluruh dunia. Kini, lebih dari tiga dekade setelah produksi terakhirnya, Citroen ingin membawa kembali semangat tersebut melalui kendaraan listrik yang lebih modern.

Bukan Cuma 2CV

2CV bukan satu-satunya model yang akan menjadi perhatian Citroen di Paris Motor Show 2026. Citroen juga akan menghadirkan konsep lain yang disebut sebagai "kejutan yang akan membuat jantung pengunjung berdebar".

Selain itu, booth Citroen akan menampilkan C3 Aircross Marine Nationale Concept, jajaran Outdoor yang mencakup Ami, C3 dan C3 Aircross, serta lini Collection yang terdiri dari C3, C3 Aircross dan C4. Citroen juga akan membawa C5 Aircross Emeraude edisi khusus serta mobil balap Formula E GEN4.

x|close