MotoGP Qatar 2026 Ditunda Akibat Konflik Iran vs AS-Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mar 2026, 16:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Balapan MotoGP Balapan MotoGP (Instagram @motoGP)

Ntvnews.id, Jakarta - Ajang balap dunia MotoGP resmi menunda penyelenggaraan Grand Prix Qatar 2026 akibat meningkatnya ketegangan konflik yang melibatkan Iran melawan pasukan Amerika Serikat dan Israel.

Balapan yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada April tersebut kini dipindahkan ke 6-8 November 2026. Keputusan ini diambil demi menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pembalap, tim, ofisial hingga para penonton.

Pihak MotoGP menyatakan keputusan penundaan dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan Federation Internationale de Motocyclisme, promotor balapan, serta otoritas setempat di Qatar. Tujuan utama langkah ini adalah memastikan ajang balap dapat berlangsung aman dan berkualitas tinggi.

Setelah melalui analisis kalender balapan secara menyeluruh, MotoGP akhirnya menetapkan tanggal baru yang dinilai paling minim mengganggu rangkaian kejuaraan dunia musim 2026.

Dampaknya, beberapa seri balapan lain juga mengalami penyesuaian jadwal. Grand Prix Portugal di Portimao kini dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026, sementara seri penutup musim di Valencia dipindahkan ke 29 November 2026. Adapun seri balapan MotoGP lainnya tetap berjalan sesuai jadwal semula.

CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta menuturkan bahwa keputusan ini diambil secara hati-hati setelah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat dalam ajang MotoGP selalu menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Ducati Jual Replika Motor Juara MotoGP Marc Marquez, Harga Hampir Rp1,5 Miliar

KTM terancam mundur dari MotoGP 2026 <b>(Instagram)</b> KTM terancam mundur dari MotoGP 2026 (Instagram)

Baca Juga: Marc Marquez Fokus Pemulihan, Tak Tampil di MotoGP Australia dan Malaysia

"Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan dalam koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar dan di seluruh paddock. Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat dalam MotoGP, serta memastikan bahwa setiap Grand Prix diselenggarakan dengan standar setinggi mungkin. Kami juga menyadari pentingnya memberikan kejelasan kepada penggemar kami sedini mungkin dan pemegang tiket akan diberi kesempatan untuk mengalihkan tiket mereka ke acara berikutnya," ucapnya, dikutip dari situs resmi MotoGP, Minggu, 15 Maret 2026.

Ia juga memastikan bahwa pemegang tiket balapan akan diberikan opsi untuk memindahkan tiket mereka ke jadwal baru.

Presiden Qatar Motor and Motorcycle Federation, Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai menyatakan pihaknya menghormati keputusan yang diambil oleh MotoGP. Menurutnya, Qatar siap menyambut kembali para pembalap dan penggemar di Lusail International Circuit pada jadwal yang telah diperbarui.

"Qatar Motor and Motorcycle Federation (QMMF) dan Sirkuit Internasional Lusail (LIC) menghormati, serta mendukung keputusan MotoGP Sports Entertainment Group untuk menunda Qatar Airways Grand Prix MotoGP Qatar hingga 6–8 November 2026. Kami dengan tulus berterima kasih kepada para penggemar, tim, dan mitra kami atas pengertian dan dukungan mereka yang berkelanjutan, dan kami berharap dapat menyambut semua orang kembali ke Sirkuit Internasional Lusail," terang dia.

Presiden FIM, Jorge Viegas juga mendukung penuh keputusan penjadwalan ulang tersebut. Ia menegaskan bahwa kondisi geopolitik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah membuat faktor keamanan menjadi pertimbangan utama.

"FIM sepenuhnya mendukung keputusan untuk menjadwal ulang Grand Prix Qatar. Mengingat situasi geopolitik saat ini, keselamatan para pembalap, tim, ofisial, dan penggemar kami harus selalu menjadi prioritas utama. Kami yakin bahwa kalender yang diperbarui memastikan bahwa acara di Qatar dapat diselenggarakan dalam kondisi yang paling aman dan profesional," ungkapnya.

x|close